SuaraJabar.id - Sebuah video mengenai bocah yang melaporkan ibunya sendiri ke polisi viral di media sosial. Bocah asal Cianjur tersebut mengadu ke polisi karena tak diberi Rp 100 ribu oleh sang ibu.
Anak berinisial MR (7) ini ternyata kesal karena permintaannya tak dikabulkan oleh ibu. MR meminta uang Rp 100 ribu untuk membeli seekor burung. Ia berniat melaporkan sang ibu dan mendatangi ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cibeber, Cianjur, Jawa Barat.
Beberapa orang di ruangan itu nampak tertawa setelah mengetahui keinginan sang bocah. Video detik-detik MR ke kantor polisi langsung viral di media sosial. Pengunggah video pertama kali adalah akun TikTok @cibeberupdate.
"Bocah usia 7 tahun ngambek gegara nggak dikasih uang untuk beli burung. Ia berniat melaporkan ibunya ke polisi, dinasihati oleh Kapolsek Cibeber," bunyi keterangan pada video dikutip Sabtu (21/10/2023). Postingan video yang dibagikan berhasil viral setelah ditonton lebih dari 800 ribu kali dan memperoleh 16 ribu tanda suka.
Baca Juga: Geger Satu Peti Berisi Uang Palsu di Sukabumi, Polisi Beberkan Gerak Gerik Terduga Pelaku
Unggahan semakin viral usai dibagikan 1.700 kali di media sosial. Video menampilkan seorang polisi yang menasihati sang bocil. Polisi itu memberikan nasihat tentang hukuman bagi anak durhaka. Sang bocah mengangguk beberapa kali usai mendengarkan cerita dari polisi. Petugas membujuk sang bocah agar tidak melaporkan ibunya ke polisi. "Kalau ibu kamu dipenjara bagaimana?" tanya polisi tersebut.
MR akhirnya pulang dan tidak jadi melaporkan sang ibu ke polisi. Kapolsek Cibeber, Kompol Aca Nana mengonfirmasi bahwa mereka didatangi seorang ibu dan anak beberapa waktu lalu.
Anak bernama MR itu marah dan tak terima karena sang adik dibelikan perhiasan. Namun saat ia meminta Rp 100 ribu untuk membeli burung, sang ibu tak memberikannya. Ia juga mengaku dicubit sehingga berniat melaporkan ibu atas dugaan KDRT.
Melalui video terpisah, ibu MR bernama Anik menjelaskan bahwa ia turut mengantarkan sang anak ke polisi. Anik memang sengaja membawa MR ke kantor polisi agar sang anak dinasihati oleh petugas. Video viral mengenai bocah yang berniat melaporkan ibunya ke polisi ini mendapat beragam komentar dari netizen.
"The real pinjam dulu seratus," kata @nu**kay*m.
Baca Juga: Siapa Bos Sultan Arisan di Ende yang Ditangkap Polisi? Ibu Rumah Tangga Tipu Rp 3 Miliar
"Kak Seto mana Kak Seto," balas @yu**s*ah.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Viral! Istri Polisi Joget di Zebra Cross, Suami Kena Skors
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan
-
Kapolri Perintahkan Seluruh Polisi yang Pantau Arus Mudik Bersiaga hingga Subuh, Kenapa?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar