SuaraJabar.id - Angkot milik M Said Ismail atau yang akrap disapa Iyong bisa dibilang sebagai angkot Sultan. Bagaimana tidak, kesan mewah akan terlihat saat naik ke angkot dengan trayek 01 Sukaraja-Pasar Pelita itu.
Demi memanjakan para penumpangnya, Iyong rela rogoh kocek dalam-dalam memodifikasi angkot miliknya. Iyong habiskan uang sebesar Rp110 juta untuk menyulap angkotnya itu seperti kendaraan mewah.
Mobil angkot milik Iyong dimodifikasi dengan mengambil tema tokoh Optimus Prime dari film Transformers. Di dalam kabin angkot, Iyong memasang sofa empuk, lampu neon warna-warni hingga lantai kaca. Alhasil, suasana interior kabin terlihat mewah dan nyaman.
Tak hanya itu, di dalam angkot, Iyong pasang sound system hingga menyerupai mata dari Optimus Prime di bagian belakang angkot. Sound system full musik itu disebutnya secara otomatis bisa keluar masuk dari kaca samping dengan sendirinya.
"Kalau buat ide modifikasi angkot ini saya terinspirasi itu sama temen tongkrongan juga kalau lihat modifikasi audio interiornya itu semuanya cukup mewah dan elegan terus buat suara audionya juga lebih jos gitu," ujar Iyong kepada sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com
Iyong mengaku bahwa secara keseluruhan ia memang mengeluarkan uang Rp110 juta untuk modifikasi angkot miliknya. Dikatakan Iyong, ia menghabiskan uang senilai Rp90 Juta hanya untuk audionya saja.
"Kalau modifikasi keseluruhan untuk mobil ini kurang lebih Rp110 Juta. Yang paling mahal itu di audionya, untuk audionya saja sebernya itu hampir Rp 90 jutaan sisanya paling buat aksesoris sama pengecatan saja," jelasnya.
Iyong juga menjelaskan butuh waktu 1 tahun untuk ia menyelesaikan modifikasi angkotnya. Salah satu kendala terbesarnya ialah barang yang sulit dicari.
"Kalau waktu modifikasi ini lumayan cukup lama ya karena dari segi budget sama barangnya juga yang telat jadi kurang lebih memakan waktu cukup satu tahun,"
Baca Juga: Ganjar Pranowo - Mahfud MD Dapat Dukungan dari Ratusan Sopir Angkot di Serang Banten
Setelah dimodifikasi, angkot itu hanya mampu memuat penumpang sebanyak 8 orang dari yang semula 12 orang penumpang.
Iyong mengaku banyak penumpang yang mempertanyakan keunikan mobilnya itu, bahkan ada penumpang yang sungkan untuk duduk di dalamnya karena terlihat mewah.
"Banyak kalau masalah itu, banyak yang bilang katanya mobilnya mewah terus elegan cuman suka ada juga yang bilang ini katanya nggak kenapa-kenapa mobilnya diinjek karena lantainya kaca kan di dalemnya, nggak kenapa-kenapa kata saya aman ko kata saya,"
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo - Mahfud MD Dapat Dukungan dari Ratusan Sopir Angkot di Serang Banten
-
Perjuangan Amanda Manopo Meniti Karier, Diantar Mendiang Ibu dan Naik Angkot saat Casting
-
Waspada! Ada Pria Misterius Onani Dalam Angkot Turun di Citayam, Kini Diburu Polisi
-
Naik Angkot Siang Bolong, Bapak-bapak di Depok Pamer Alat Kelamin ke Penumpang Wanita
-
Pelaku Eksibisionis di Angkot Direkam dan Jadi Viral, Nekat Lakukan Hal Ini di Depan Penumpang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi