Pasangan Gibran itu jelaskan bahwa ide lumbung pangan bukanlah konsep baru di Indonesia, dan dia berencana untuk mengaktifkan kembali inisiatif ini mulai dari tingkat desa hingga nasional.
Ia meyakini bahwa dengan pemanfaatan teknologi terkini, khususnya di area rawa yang belum tergarap, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada pangan.
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki sekitar 20 juta hektare lahan rawa yang jika dimanfaatkan dengan benar, terutama untuk sawah dan kebun jagung, dapat secara signifikan meningkatkan produksi pangan nasional. Dengan perhitungannya, pemanfaatan 5 juta-6 juta hektare lahan rawa saja sudah cukup untuk mencapai hal itu.
"Dan jatuhnya lebih murah daripada sawah biasa, dan masalah air tidak ada masalah. Jadi dengan kita manfaatkan, kita sudah hitung kurang lebih 5 juta-6 juta hektare rawa, kita sudah swasembada pangan," ungkapnya.
Jika Indonesia berhasil capai swasembada pangan, Prabowo yakin negara ini tidak hanya akan memenuhi kebutuhannya sendiri tetapi juga dapat membantu negara lain. Dengan demikian, Indonesia berpotensi menjadi penyedia pangan dunia.
"Kita sudah hitung tiga tahun, ya tiga tahun. Kita swasembada pangan, habis itu kita bisa jadi lumbung pangan dunia," tegasnya.
Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan sebuah negara erat kaitannya dengan kemandirian pangannya dan menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai kebijakan negara.
Dalam konteks global yang dinamis, seperti yang ditunjukkan oleh krisis pangan yang dipicu oleh perang dan kebijakan ekspor negara penghasil pangan, Menteri Pertahanan itu juga mengingatkan bahwa Indonesia harus mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya.
Berita Terkait
-
Kapolri Bantah Isu Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan untuk Meliput di Indonesia
-
Tenteng Lady Dior Hadiri Open House di Istana, Selvi Ananda Jadi Sorotan
-
Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Saat Elite PDIP dan Gerindra Beri Kabar Terbaru soal Rencana Pertemuan Megawati-Prabowo
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar