SuaraJabar.id - Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi mengungkap penyebab truk bermuatan kayu seruduk enam kios milik warga di jalur wisata pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Raya Bagbagan, Kampung Mariuk, Minggu (1/12/2024).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M. Fajar Yanuar mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan bekas goresan ban pada aspal yang kemungkinan sebelum menyeruduk kios sopir mencoba mengurangi kecepatan kendaraan.
"Kecelakaan lalu lintas tunggal ini karena sopir truk kehilangan konsentrasi akibat mengantuk. Saat melintas di lokasi kejadian, kondisi jalan menikung yang berada di RT 03/02, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan ini truk oleng ke kanan, kemudian menabrak enam kios yang berada di pinggir jalan," kata Fajar dikutip ANTARA.
Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya pengemudi truk bernomor D-9546-VF Delvin (21) warga Kampung Nneglasari, RT 11/02, Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder dan penumpang Repan Maulana Putra (20) warga Kampung Bojongwaru, Desa Cibodas, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi mengalami luka ringan.
Baca Juga: Penyebab Utama Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Kilometer 92
Dari pihak warga, khususnya pemilik kios, tidak ada korban karena saat kejadian atau sekitar pukul 04.00 WIB kondisi kios dalam keadaan kosong dan arus lalu sedang sepi.
Adapun kronologis kecelakaan lalu lintas tersebut, kata dia, bermula saat truk bermuatan kayu yang dikemudikan Delpin dengan membawa seorang penumpang Repan Maulana melaju dari arah Kiaradua, Kecamatan Surade menuju Jalan Raya Bagbagan.
Saat tiba di lokasi kejadian, diduga sopir mengantuk yang menyebabkan hilang konsentrasi sehingga truk menjadi oleng ke kanan atau mengambil jalur lawan arah.
Sopir yang tersadar dan melihat truk berada di jalur lawan arah mencoba mengurangi kecepatan. Namun, sudah telat karena yang akhirnya truk tersebut menyeruduk enam kios yang mengakibatkan bagian depan truk mengalami kerusakan dan enam kios rusak berat.
Beruntung saat kejadian, kios itu tidak ada penghuninya atau dalam keadaan kosong. Setelah kejadian, tidak lama dua personel Satlantas Polres Sukabumi tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari saksi.
Baca Juga: Rekayasa Lalin Pasca Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang: Kendaraan Keluar di Cikamuning
Sementara itu, sopir dan penumpang saat itu masih dalam keadaan trauma. Mereka tidak mengalami luka yang serius hanya di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lecet dan memar akibat benturan. Informasinya truk bermuatan kayu itu tujuannya ke salah satu daerah di Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Libur Lebaran Berujung Petaka? Hindari Risiko Maut dengan Mobil Bak Terbuka
-
Nyalakan Sirine Darurat, Sopir Ambulans Bukan Bawa Pasien Tapi Warga yang Ingin Wisata ke Sukabumi
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar