Scroll untuk membaca artikel
Andi Ahmad S
Minggu, 22 Desember 2024 | 23:03 WIB
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan (Ist).

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah deteksi dini melalui pengetesan pada kelompok populasi kunci, seperti ibu hamil dan individu yang berisiko tinggi.

Deteksi dini memungkinkan penderita mendapatkan akses cepat ke layanan kesehatan yang tersedia.

Hingga saat ini, terdapat 384 fasilitas kesehatan di Jawa Barat, termasuk rumah sakit dan puskesmas, yang memberikan layanan pengobatan HIV/AIDS.

Selain itu, seluruh fasilitas ini menyediakan tes HIV secara gratis bagi masyarakat.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Jangan Remehkan Batuk dan Pilek!

Pemerintah juga mendistribusikan obat antiretroviral (ARV) tanpa biaya melalui program nasional.

“Data dari tes digunakan untuk menentukan langkah penanganan dan pengobatan lebih lanjut, sehingga layanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal,” kata Iwan.

Load More