SuaraJabar.id - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang rawan bencana banjir. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.
"Untuk monitoring secara bergantian dilakukan di setiap titik rawan bencana di tiap-tiap Kelurahan yang ada di Kota Sukabumi, itu sudah menjadi rutinitas kami di BPBD, siang malam 11 orang satgas kami yang dilakukan 24 jam dalam sehari," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat Taufik.
Selain melakukan pemantauan, petugas BPBD juga rutin membersihkan sampah yang berpotensi menyumbat aliran sungai.
"Sejauh ini dengan kondisi sekarang masih terhitung kondusif, berdasarkan hasil mitigasi bencana belum ada lokasi yang rawan karena cuaca juga cenderung stabil," ucapnya dilansir sukabumiupdate.com, jaringan suara.com.
Meskipun kondisi saat ini masih aman, BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan senantiasa menjaga lingkungan dalam situasi dan kondisi apapun, apabila terjadi bencana kami tetap menyiagakan regu untuk langsung ke lokasi," pungkasnya.
Intinya, BPBD Kota Sukabumi terus berupaya untuk mencegah terjadinya bencana dengan cara melakukan pemantauan rutin dan membersihkan lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
-
Bukan Sekadar Urusan Masak: Gegara Limbah dan Asrama, 2 SPPG di Banjar Disetop Pusat