SuaraJabar.id - Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Jabar, Teppy Wawan Dharmawan, meninggal dunia secara mendadak pada Jumat (8/8/2025) pukul 12.13 WIB.
Peristiwa tragis ini terjadi sesaat setelah Teppy berpartisipasi dalam pertandingan pingpong untuk memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 RI.
Teppy menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Edelweiss, Kota Bandung.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, sebelum insiden tersebut, Teppy sempat mengikuti rapat di kantor Bappeda Jabar pada pagi hari.
Setelah rapat, ia kembali ke kantor Disnakertrans yang sedang mengadakan kegiatan perlombaan 17 Agustusan.
"Di Disnakertrans saat itu juga digelar kegiatan 17 Agustus-an. Almarhum ikut bermain pingpong," kata Herman.
Diduga kuat, Teppy mengalami kelelahan setelah beraktivitas fisik di tengah agenda yang padat.
Ia tiba-tiba pingsan di lokasi acara. Kabar ini sangat mengejutkan banyak pihak, terutama karena Teppy selama ini dikenal dalam kondisi sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit serius.
Baca Juga: Pemdaprov Jabar Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Untuk Mitigasi Bencana
"Selama ini yang kami ketahui beliau sehat. Dari kami sekali lagi berdukacita yang mendalam, kami yakin Pak Teppy adalah rekan kerja sahabat yang baik dan insyaallah, beliau husnulkhatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ucap Herman.
Kehilangan Sosok Ulet dan Penuh Visi
Kepergian Teppy Wawan Dharmawan meninggalkan duka mendalam, tak terkecuali bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi mengenang Teppy sebagai sosok aparatur sipil negara (ASN) yang ulet, berdedikasi tinggi, dan selalu memiliki visi kuat dalam setiap tugas yang diembannya.
"Kepergiannya meninggalkan jejak prestasi yang luar biasa," ucap Dedi Mulyadi.
Dedi mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, ia tengah intens berkolaborasi dengan almarhum untuk mengerjakan sebuah proyek strategis, yaitu platform digital ketenagakerjaan.
Proyek ini menjadi salah satu bukti nyata inovasi dan dedikasi Teppy dalam meningkatkan layanan publik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Senin Kelabu di Pabuaran: 3 Ruang Kelas SMPN 3 Ambruk Seketika
-
Dedi Mulyadi Cerita Sukses WFA di Jawa Barat: Anggaran BBM Hemat 50 Persen
-
Viral! Nyali Baja Pemilik Vila Hadapi Preman Mabuk yang Mengamuk di Galunggung Tasikmalaya
-
XL ULTRA 5G+ by Ookla Hadirkan Internet 5G Tercepat di Indonesia
-
Misteri Garis Polisi di SMAN 1 Cibitung: Proyek Sekolah Rp6,5 Miliar Berhenti Berdetak, Ada Apa?