- Tim kesehatan masih terus melakukan pemantauan dan menangani korban keracunan
- Pasien yang masih dirawat sebanyak 27 orang
- Petugas sudah mengambil sampel makanan pada menu MBG yang dikonsumsi korban
SuaraJabar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat menyebutkan sebanyak 265 dari total 299 korban keracunan yang diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadungora sudah pulih sehingga diperbolehkan pulang.
"Pulang ke rumah masing-masing dalam kondisi baik, dan benar sudah 265 pasien," kata Kepala Dinkes Kabupaten Garut Leli Yuliani di Garut, Kamis 2 Oktober 2025.
Ia menuturkan tim kesehatan masih terus melakukan pemantauan dan menangani korban keracunan yang sampai saat ini masih menjalani perawatan medis.
Pasien yang masih dirawat sebanyak 27 orang di Puskesmas Leles, kemudian satu orang di Puskesmas Kadungora, dan enam orang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.
"Total yang masih rawat inap 34 pasien," katanya.
Ia menyampaikan data tersebut berdasarkan laporan terakhir pada Kamis pagi.
Pada hari pertama kejadian, Selasa (30/9), terdapat pasien keracunan sebanyak 147 orang.
Jumlahnya bertambah 139 orang pada Rabu (1/10), dan pasien baru yang terdata Kamis dilaporkan sebanyak 13 orang, sehingga total korban sebanyak 299 orang.
Ia mengatakan saat ini pihaknya sudah mengambil sampel makanan pada menu MBG yang dikonsumsi korban untuk dilakukan uji laboratorium di Bandung yang hasilnya diperoleh sekitar 10 sampai 15 hari.
Baca Juga: Bukan Keracunan Massal? Klarifikasi Mengejutkan Dinkes KBB Soal Kematian Siswi SMKN Cihampelas
Sampel yang diperiksa, kata dia, terdiri atas susu, daging, dan jenis makanan lainnya yang disajikan dalam program MBG untuk sejumlah sekolah di wilayah Kadungora.
Korban keracunan itu merupakan pelajar dari empat sekolah, yakni SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI, dan SMA Annisa di Kecamatan Kadungora. Mereka terdampak tidak lama setelah menyantap menu program MBG pada Selasa (30/9).
Korban keracunan itu mengeluhkan sakit yang sama seperti pusing, mual, muntah, diare, dan merasakan sesak napas.
Setelah menyantap MBG dengan menu terdiri atas nasi, daging sapi, kacang edamame, sayur kol, timun, pisang, dan susu kemasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
6 Fakta Sapi Madura Berkaki Enam Juara Kontes APPSI Piala Presiden 2026
-
BRI dan KPK Hadirkan Pelatihan Calon Penyuluh Antikorupsi 2026
-
Klok Optimistis Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa
-
Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel