Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:18 WIB
Suasana di Teras Cihampelas, Bandung, Jawa Barat. [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]
Baca 10 detik
  • Jalan Cihampelas saat ini dulunya bernama Lembangweg, sementara nama Cihampelas merujuk jalan kecil.
  • Pada awal abad ke-20, kawasan Cihampelas masih berupa sawah, kebun, dan sarang harimau (maung).
  • Nama Cihampelas berasal dari nama kampung dan pohon Hampelas, pohon berdaun kasar seperti ampelas.

Dari Empang Pelesiran Hingga Asal Nama Cihampelas

Foto suasana Kampung Tjiampelas (Cihampelas) pada sekitar tahun 1910. (peta Bandung)

Selain kolam renang, di dekat Kampung Balubur juga terdapat sebuah danau kecil bernama Empang Cipaganti atau Situ Garunggang.

Tempat ini menjadi destinasi wisata murah meriah bagi warga pribumi dan mahasiswa untuk berperahu melepas penat.

Jalan setapak yang menghubungkan Lembangweg ke empang ini kemudian diberi nama Jalan Tempat Pelesiran dalam peta 1928, yang berasal dari kata Belanda plezier (kesenangan). Kini, jalan itu dikenal sebagai Jalan Pelesiran.

Lantas, dari mana asal nama Cihampelas? Nama ini merupakan toponimi khas Sunda, gabungan dari kata 'Ci' (air) dan 'Hampelas'.

Hampelas adalah nama pohon (Ficus ampelas) yang memiliki daun bertekstur kasar dan sering digunakan sebagai ampelas alami untuk menghaluskan kayu.

Penggunaan nama Jalan Cihampelas untuk menggantikan Lembangweg diperkirakan terjadi pada era 1950-an, setelah pengakuan kedaulatan Indonesia.

Peta yang dirilis tahun 1946 pun masih mencatat nama Lembangweg untuk ruas jalan tersebut.

Baca Juga: Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini

Load More