-
Transformasi Identitas Baru Merayakan hari jadi ke-20, PT Lintas Mediatama meluncurkan logo baru sebagai simbol evolusi dari penyedia media visual menjadi vision builder yang menawarkan solusi end-to-end yang lebih terintegrasi.
-
Empat Pilar Bisnis Strategis LIMA kini memperkuat operasionalnya melalui empat pilar utama: C&C, Creation, Care & Solution, dan Collab, guna menghadirkan inovasi teknologi serta layanan pemeliharaan visual yang lebih terstruktur bagi klien.
-
Sinergi dan Kolaborasi Masa Depan Melalui semangat "2 Dekade Lintas Nusantara", perusahaan mengedepankan kolaborasi lintas generasi dan teknologi adaptif untuk memastikan solusi komunikasi visual tetap relevan dalam menghadapi tantangan industri di masa depan.
SuaraJabar.id - Dunia komunikasi visual di Indonesia terus bergerak dinamis seiring dengan perkembangan teknologi digital yang masif.
Menjawab tantangan zaman, PT Lintas Mediatama (LIMA) menandai tonggak sejarah baru di usianya yang ke-20.
Dalam perayaan bertajuk "2 Dekade Lintas Nusantara" yang digelar di Hotel Aryaduta, Bandung Jumat (19/12), LIMA resmi melakukan rebranding besar-besaran.
Bukan sekadar ganti kulit, transformasi ini menandai evolusi LIMA dari sekadar penyedia media komunikasi visual menjadi "Vision Builder".
Langkah ini diambil untuk menawarkan solusi end-to-end yang lebih relevan bagi kebutuhan industri modern yang menuntut kecepatan, estetika, dan teknologi mutakhir.
Perubahan paling mencolok terlihat pada identitas visual atau logo baru perusahaan. Secara filosofis, logo anyar LIMA menyerupai tangan dengan lima jari.
Simbol ini merepresentasikan layanan yang unik namun saling mendukung satu sama lain, layaknya jari-jari tangan yang bekerja harmonis untuk menggenggam dan mewujudkan visi klien.
Direktur LIMA, Yeni Wahyuningsih, dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan dua dekade ini telah menempa perusahaan menjadi entitas yang lebih tangguh dan adaptif.
"LIMA tumbuh dan belajar dari perjalanan yang tidak selalu mudah. Kini, kami hadir sebagai jaringan nasional yang terintegrasi, terus menggabungkan teknologi, kreativitas, serta kolaborasi lintas daerah," ungkap Yeni, kepada wartawan.
Untuk memperkuat posisinya sebagai market leader, LIMA kini memfokuskan layanannya pada empat pilar bisnis utama yang terintegrasi.
Baca Juga: Pameran Jejak Kota Hujan Ungkap Transformasi Bogor, Soroti Isu Sosial dan Dorong Regenerasi
Bagi para pelaku bisnis dan marketers muda, keempat pilar ini adalah solusi lengkap untuk kebutuhan branding dan event:
1. LIMA C&C (Construction & Cloud): Fokus pada konstruksi infrastruktur digital signage yang kokoh dan canggih.
2. LIMA Creation: Divisi kreatif yang menangani konten dinamis dan visual yang memanjakan mata.
3. LIMA Care & Solution: Layanan pemeliharaan pintar untuk memastikan teknologi berjalan mulus.
4. LIMA Collab: Spesialisasi dalam teknis event yang mengedepankan kolaborasi dan pengalaman audiens.
Satu hal yang menarik dari transformasi LIMA adalah budaya kerjanya. Yeni Wahyuningsih memberikan apresiasi khusus terhadap peran kolaborasi lintas generasi di internal perusahaan.
Sinergi ini memastikan bahwa solusi visual yang ditawarkan tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga relate dengan tren kekinian yang digandrungi pasar anak muda.
Berita Terkait
-
Pameran Jejak Kota Hujan Ungkap Transformasi Bogor, Soroti Isu Sosial dan Dorong Regenerasi
-
BRI Menuju One of The Most Profitable Bank in Southeast Asia: Launching BRILiaN Way
-
Transformasi Digital BRI Lewat AgenBRILink Dorong Inklusi Keuangan
-
Transformasi Pendidikan Dimulai, Digitalisasi Sekolah untuk Generasi Masa Depan
-
Transformasi Digital: KB Bank Segera Beralih ke Sistem NGBS
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis
-
7 Fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono: Dari Dokumen Elektronik Hingga Temuan Uang di Ruang Pribadi
-
KPK Obok-obok Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu
-
Cerita Dedi Kusnandar 'Todong' Jersey Legenda AS Roma: Awalnya Ragu, Ternyata Totti Begitu Ramah