- Hujan dan angin kencang pada Kamis (12/2/2026) merusak parah atap Stadion Pakansari Bogor, terutama di Gate 4, 5, dan 6.
- Kadispora Kabupaten Bogor sedang menginventarisir kerusakan pada stadion utama serta venue olahraga lain di kompleks Pakansari.
- Tindakan segera meliputi pengecekan detail kerusakan dan pembersihan plafon jebol, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
SuaraJabar.id - Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026), meninggalkan jejak kerusakan parah pada salah satu ikon olahraga kebanggaan warga Stadion Pakansari Bogor.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, kini tengah melakukan inspeksi langsung untuk mendata kerusakan akibat angin kencang tersebut.
Menurut Asnan, banyak atap di Stadion Pakansari Cibinong yang terbang di pintu atau Gate 4, 5, dan 6.
"Tapi tidak semua. Ada beberapa lubang-lubangnya kan gitu, paling banyak tapi memang G4 dan G5," katanya kepada wartawan.
Momen atap terbang ini tentu mengkhawatirkan dan menjadi bukti nyata dampak cuaca ekstrem.
Asnan, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisir kerusakan di Stadion Pakansari Bogor.
Tidak hanya bagian stadion utama, tetapi juga beberapa venue olahraga lain di komplek Pakansari turut menjadi korban.
"Termasuk di tenis, kemudian laga tangkas juga. Tapi kita sedang data dulu ya, termasuk di Pakasari juga atapnya ada jebol juga gitu kan," jelasnya.
Langkah yang sedang diambil adalah pengecekan kerusakan secara detail dan pembersihan.
"Pengecekan kerusakan, yang kedua setelah pengecekan kita langsung melakukan pembersihan, terutama yang plafon yang jebol," jelas Asnan.
Prioritas saat ini adalah memastikan tidak ada korban jiwa dan meminimalkan kerugian materil. "Alhamdulillah kita tidak ada korban jiwa," tukasnya.
Baca Juga: Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
Berita Terkait
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Jadwal KRL Terakhir Malam Ini 10 Februari 2026 Jakarta-Depok-Bogor
-
Indonesia Raja Pisang Dunia, Arif Satria Ungkap Kekayaan 16 Subspesies Liar Tanah Air
-
Setelah Penantian 12 Tahun, Akhirnya Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Wisata Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie di Semarang Manjakan Lidah Pengunjung
-
Layanan Keuangan di Bakauheni Tak Lagi Terkendala Berkat BRILink Agen
-
MBG Hadirkan Pekerjaan dengan Pendapatan Layak untuk Warga Lokal
-
7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam
-
Aksi 'Kucing-kucingan' Truk Sumbu 3 di Sukabumi: 75 Armada Terjaring Penyekatan Saat Arus Balik