- DPMD Sukabumi hadiri Musrenbang kecamatan secara virtual untuk penyusunan RKPD 2027.
- Musrenbang fokus pada penguatan ekosistem pendukung agroindustri dan pariwisata daerah.
- Kepala DPMD menekankan prioritas usulan pembangunan harus berdampak dan sinkron kebijakan.
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi berpartisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan yang dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom.
Kegiatan ini merupakan fase krusial dalam rangkaian proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun anggaran 2027 di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Musrenbang tingkat kecamatan diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi pada rentang waktu tanggal 10 hingga 13 Februari 2026.
Tema utama yang diusung dalam Musrenbang kecamatan tahun 2026 adalah "Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata."
Tema pembangunan tersebut berfungsi sebagai panduan arah kebijakan utama daerah dalam mendorong kemajuan sektor-sektor unggulan Kabupaten Sukabumi.
Ahmad Samsul Bahri, selaku Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, menekankan peran vital desa dan kecamatan dalam proses pengajuan usulan pembangunan.
Beliau mengingatkan bahwa usulan yang diajukan harus benar-benar mencerminkan prioritas pembangunan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat luas.
Penyampaian harapan ini disampaikan oleh Kepala DPMD kepada Sukabumiupdate.com pada hari Rabu, tanggal 11 Februari 2026.
DPMD berharap Musrenbang kecamatan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang memiliki kualitas tinggi melalui penerapan skala prioritas yang tepat.
Usulan pembangunan yang diajukan wajib diselaraskan dengan kebutuhan riil yang dihadapi oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Selain kebutuhan riil, pertimbangan mendalam mengenai urgensi serta manfaat jangka panjang dari setiap usulan juga harus dipertimbangkan secara saksama.
Prioritas yang ditetapkan oleh desa dan kecamatan diharapkan menunjukkan keselarasan kuat dengan Visi dan Misi Kepala Daerah setempat.
Hal ini bertujuan agar program prioritas daerah dapat terintegrasi dengan baik dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan di tingkat bawah.
Ahmad Samsul Bahri menegaskan bahwa sinkronisasi antara usulan dari bawah dan arah kebijakan pemerintah daerah adalah elemen esensial.
Sinkronisasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan secara efektif dan mencapai sasaran yang diinginkan.
Berita Terkait
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
Mendagri Ingatkan Pemda Kreatif Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah
-
Buka Musrenbang Provinsi Sulut, Mendagri Ajak Pemda Tangkap Program Prioritas Nasional
-
Wajah Baru Musrenbang Semarang: Fokus Kebutuhan Riil Warga di Lapangan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung
-
IHR: Indonesia Derby 2026 Padukan Adu Cepat Kuda Terbaik dengan Keindahan Arena Tepi Pantai
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi