Wakos Reza Gautama
Kamis, 26 Maret 2026 | 18:45 WIB
Mobil pengangkut gas LPG 3 kilogram terbakar hebat di ruas jalan nasional Palabuhanratu–Sukabumi, tepatnya di Kampung Ciawun, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/3/2026) sore. [sukabumiupdate]
Baca 10 detik
  • Sebuah mobil niaga bermuatan tabung gas LPG 3 kilogram terbakar hebat pada Kamis sore (26/3/2026) di Ciawun, Palabuhanratu, Sukabumi.
  • Insiden pukul 17.20 WIB tersebut menyebabkan kelumpuhan total arus lalu lintas di jalan nasional karena potensi ledakan tabung gas.
  • Petugas Damkar dan polisi segera memblokir area dan menangani api, sementara penyebab pasti dan korban masih dalam penyelidikan.

SuaraJabar.id - Suasana sore yang tenang di ruas jalan nasional PalabuhanratuSukabumi mendadak berubah menjadi arena kepanikan luar biasa bak adegan film laga.

Kamis petang (26/3/2026), tepatnya di kawasan Kampung Ciawun, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sebuah mobil niaga pengangkut tabung gas LPG 3 kilogram (gas melon) hangus terbakar hebat.

Insiden mengerikan yang mengancam nyawa pengendara dan warga sekitar ini terjadi tepat saat jarum jam menunjuk sekitar pukul 17.20 WIB.

Di tengah padatnya lalu lintas sore, kobaran api dengan sangat beringas langsung melalap seluruh bodi kendaraan yang tengah bermuatan penuh tabung gas bersubsidi tersebut.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini sontak melumpuhkan urat nadi lalu lintas.

Para pengguna jalan yang melintas terpaksa mengerem mendadak, menghentikan laju kendaraannya dari jarak aman karena takut akan potensi ledakan massal yang bisa dipicu oleh puluhan tabung gas tersebut. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, menutupi langit Palabuhanratu sore itu.

Fikri, salah seorang warga sekitar yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, menceritakan detik-detik mencekam saat si jago merah berpesta pora melumat kendaraan tersebut. Matanya masih merekam jelas bagaimana api dengan sangat cepat membesar dan tak terkendali.

“Tiba-tiba saja terjadi kebakaran mobil yang mengangkut tumpukan gas LPG 3 kilo itu. Kejadiannya pas banget sekitar pukul 17.26 WIB sore. Situasinya benar-benar mencekam, warga panik lari tapi ada juga yang merekam. Mobilnya masih terus terbakar, apinya besar banget!” ungkap Fikri dikutip dari Sukabumiupdate.com, Kamis (26/03/2026).

Menyadari potensi bahaya ledakan beruntun yang sangat mematikan di tengah jalan raya, warga langsung menghubungi layanan darurat.

Baca Juga: Mobil Tak Kuat Nanjak di Jalur Maut Gentong? Tenang, Pasukan "Ganjal Ban" Polres Tasik Siap Dorong

Tak berselang lama setelah raungan sirene membelah jalanan, armada tempur dari Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) terjun ke titik nadir kebakaran.

Mereka bahu-membahu bersama aparat kepolisian dari Polres Sukabumi untuk memblokir area (safety perimeter) dan melakukan penanganan penyemprotan air bertekanan tinggi (cooling down) ke arah titik api.

Hingga berita kilat ini diturunkan ke meja redaksi, proses pemadaman heroik oleh petugas Damkar dilaporkan masih terus berlangsung dengan ekstra kehati-hatian, mengingat muatan yang terbakar adalah bahan bakar gas bertekanan tinggi yang sangat reaktif.

Pihak kepolisian masih belum bisa memberikan keterangan resmi secara pasti mengenai pemicu awal (penyebab) kobaran api tersebut, apakah berasal dari korsleting mesin kendaraan atau kebocoran tabung gas.

Begitu pula dengan konfirmasi ada tidaknya korban jiwa atau luka dari pihak pengemudi maupun warga sekitar dalam insiden maut ini, semuanya masih dalam proses inventarisasi dan penyelidikan di TKP.

Satu hal yang pasti, imbas dari "bola api" di tengah jalan ini sangat fatal bagi arus kendaraan. Lalu lintas di sekitar lokasi kejadian (Jalan Nasional Ciawun-Citarik) terpantau mengalami gangguan parah (lumpuh total) akibat proses penanganan kebakaran dan banyaknya kerumunan warga penasaran yang memadati pinggir jalan.

Load More