- Masalah kulit di Indonesia (jamur, jerawat, dermatitis, bruntusan) dipicu iklim tropis, kebersihan, dan pemilihan deterjen yang salah.
- Bruntusan pada pengguna hijab bisa disebabkan deterjen mengandung SLS & paraben yang memicu alergi, terutama pada kulit sensitif.
- Solusinya: pilih deterjen aman (tanpa SLS & paraben) dan jaga kebersihan pakaian untuk mencegah iritasi kulit.
"Saya benar-benar nyuci sendiri, karena pernah ke laundry disterika brudul-brudul. Kan sayang kalau rusak jersey ada yang harganya Rp 1,5 juta hingga 3 juta," katanya.
Menurut Dr Tirta, setiap mencuci jersey biasanya ia menggunakan Detergen Sayang Hijab. Semua pakaian basah, ia kumpulkan langsung dicuci dengan Sayang Hijab. Terutama, pakaian dalam dan jersey yang mahal.
Karena, Detergen Sayang Hijab Non SLS dan tanpa paraben jadi aman untuk kulitnya yang sensitif.
"Kulit saya sensitif, kalau kena panas bruntusan, dingin bruntusan, ada merek baju bruntusan. Jadi saya memilih detergen Sayang Hijab untuk kulit sensitif. Dan Semua orang harus punya skill mencuci ya, mau cewek atau cowok," katanya.
Dr Tirta pun mengingatkan pada pelari yang lain terutama para pelari pemula agar memperhatikan kebersihan jersey-nya. Agar, saat berolahraga tak sampai bau badan semua baju harus dirawat dengan baik.
Kalau tak memperhatikan kebersihan pakaian, biasanya baju akan bau apek dan saat lari baunya tak enak.
"Kalau punya hobi lari, jerseynya cuci yang benar jadi tak akan mengganggu sekitarmu. Jersey harus dirawat kalau sering dipakai agar tak bau," katanya.
Tak hanya dr Tirta, di media sosialnya, Youtuber Ria Ricis pun membagikan pengalamannya soal kulitnya yang sensitif.
Saat awal-awal berhijab, Ricis mengaku sempat mengalami breakout parah. Padahal, hijab yang digunakannya sudah dicuci dengan baik.
"Hijab yang saya pakai padahal sudah dicuci bersih tapi muka bisa breakout. Ternyata, pemilihan detergen ini sangat ngaruh," katanya.
Namun, menurut Ria Ricis, setelah tahu ada Detergen Sayang Hijab ia pun tak memiliki masalah dengan kulit lagi. Jadi, ia sangat merekomendasikan produk detergen ini pada semua perempuan berhijab yang ingin terhindar dari masalah kulit.
"Mencuci pakai Detergen Sayang Hijab ini bersih banget dan wangi banget yang terpenting ini tanpa SLS dan Paraben," katanya.
Saat menjadi pembicara di acara talk show Pop Mama Event, Ria Ricis pun mengingatkan pada semua ibu-ibu yang hadir agar selalu mencari produk yang aman untuk keluarganya.
Termasuk, saat memilih detergen untuk mencuci jangan sampai salah pilih dan menimbulkan masalah kulit pada semua anggota keluarga.
"Cari produk yang aman saat membersamai anak-anak. Salah satunya, saat mencuci pakaian mereka pakai Detergen Sayang Hijab yang bebas SLS dan Paraben jadi sangat aman untuk kulit," paparnya.
Berita Terkait
-
10 Cara Memilih Warna Lipstik Sesuai Warna Pakaian agar Penampilan Makin Serasi
-
Deterjen Cair vs Bubuk, Mana yang Lebih Efektif untuk Membersihkan Pakaian?
-
7 Pakaian yang Tidak Boleh Dicuci Pakai Mesin Cuci, Bisa Bikin Rusak Seketika
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
-
Masyarakat Makin Sadar Kesehatan Kulit, Teknologi Kelas Dunia dan Dokter Andal Semakin Jadi Pilihan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus