- Yanuar Arif Wibowo mendesak investigasi transparan terkait pengelolaan aset negara di Lapas Cibinong pada Rabu, 30 September 2026.
- Dari 13 unit rumah di Lapas Cibinong, hanya 3 unit yang tercatat resmi sebagai Barang Milik Negara.
- Komisi Pemberantasan Korupsi turut memantau perkembangan kasus dugaan penyimpangan dan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong.
SuaraJabar.id - Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yanuar Arif Wibowo, mendesak adanya keterbukaan penuh atas hasil investigasi terkait pengelolaan Barang Milik Negara serta dugaan tindak penyimpangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Yanuar menegaskan pentingnya penyelesaian laporan investigasi secara cepat tanpa mengurangi transparansi informasi kepada publik.
Ia mengingatkan bahwa akselerasi penanganan kasus tidak boleh dijadikan alasan untuk menutupi fakta yang ada di lapangan.
"Kita ingin memberikan laporan update hasil investigasinya seperti apa, gitu loh. Bagaimana hasilnya lebih cepat lebih baik, gitu. Jangan ditunda-tunda, tapi bukan berarti lebih cepat itu ada yang ditutupi, semua harus terbuka, harus transparan," tegas Yanuar saat melakukan kunjungan ke Lapas Cibinong, Rabu (30/9/2026).
Yanuar menyoroti ketimpangan data kepemilikan Barang Milik Negara di Lapas Cibinong berdasarkan laporan awal yang diterimanya.
Dari total 13 unit rumah yang terdata, hanya 3 unit yang tercatat secara resmi sebagai milik negara di Lapas Cibinong.
Hal ini memicu pertanyaan mengenai status dan keberadaan sisa aset lainnya, termasuk kejelasan kepemilikan pihak keamanan dan ketertiban (Kamtib) Lapas Cibinong.
"Itu jelas milik Kamtib? Ini kita lihat, kan laporan yang kemarin dari 13 itu cuma 3 kan yang punya Barang Milik Negara kan. Nah selebihnya itu seperti apa, di mana posisinya, nanti kita akan lihat," ujarnya.
Yanuar juga merespons isu sensitif mengenai dugaan transaksi pembelian rumah di lingkungan tersebut yang dinilainya sudah menjadi rahasia umum.
Baca Juga: Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal dan mengawasi perkembangan kasus ini secara ketat.
"Ya itu, itu rahasia umum lah ya. Rahasia umum. Nanti kita akan awasi, kita akan terus pantau," lanjutnya.
Politisi PKS tersebut menyatakan keterbukaannya terhadap masukan, informasi, maupun aduan yang dikirimkan oleh masyarakat dan rekan-rekan media melalui saluran media sosial pribadinya.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam mengawasi jalannya proses hukum dan tata kelola di lembaga pemasyarakatan.
"Dan banyak juga saya dapat laporan dari teman-teman melalui media sosial saya gitu ya informasi, saran, dan seterusnya, gitu lho. Saya membuka diri, ya. Kita awasi bareng-bareng lah," pungkasnya.
KPK Pantau Kasus Lapas Cibinong
Berita Terkait
-
Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka
-
Foto Jimmy Masrin Terpajang di Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ini Kata Ombudsman
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat
-
Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
13 Rumah Terdata Cuma 3 Milik Negara, DPR Soroti Ketimpangan Aset - Isu Jual Beli di Lapas Cibinong
-
Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes
-
Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi
-
Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan
-
Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan