- Prof Tedi Sudrajat mendorong Kementerian Imipas memperkuat pengawasan lapas secara nasional terkait dugaan pelanggaran di Lapas Cibinong.
- Inspeksi Ombudsman RI di lapas harus diterima sebagai mekanisme untuk mencari kebenaran dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.
- Pelanggaran fasilitas khusus dan suap di lapas dapat dikenakan sanksi administrasi berat hingga ranah pidana.
SuaraJabar.id - Kasus dugaan pengalihfungsian fasilitas dan perlakuan khusus terhadap warga binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, dinilai menjadi momentum bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk memperkuat pengawasan lapas secara nasional.
Pakar hukum administrasi negara dan hukum kepegawaian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Tedi Sudrajat, mendorong pengawasan dilakukan secara melekat, berjenjang, dan berkala untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan oleh petugas.
Menurut Tedi, inspeksi Ombudsman RI di lapas semestinya dipandang sebagai bagian dari mekanisme pengawasan, bukan dihambat.
“Kalau memang tidak ada persoalan, seharusnya tidak masalah ketika Ombudsman melakukan inspeksi. Itu sebenarnya dalam upaya untuk mencari tahu kebenaran seperti apa,” kata Tedi melansir ANTARA, Senin (28/9/2026).
Ia menilai dugaan pengalihfungsian fasilitas lapas perlu diperiksa karena Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan mengatur asas kesamaan perlakuan dan pelayanan terhadap warga binaan.
Jika fasilitas khusus terbukti berkaitan dengan suap, transaksi, atau pungutan liar, persoalan tersebut dapat masuk ke ranah pidana. Sementara penyalahgunaan wewenang atau pelanggaran kewajiban dan larangan sebagai PNS dapat berujung pada sanksi administrasi dan disiplin.
“Kalau memang terbukti ada penyalahgunaan wewenang kemudian ada pelanggaran terhadap kewajiban dan larangan PNS, maka sanksinya bisa sampai dengan hukuman disiplin berat,” ujarnya.
Dorong Pengawasan Serentak
Tedi meminta Kementerian Imipas tidak hanya mengevaluasi Lapas Cibinong, tetapi juga menyisir lapas di berbagai daerah untuk memastikan tidak terjadi praktik serupa.
Ia mengusulkan pembentukan tim pengawasan tingkat nasional yang dapat melakukan pemeriksaan secara serentak di sejumlah lapas.
Baca Juga: Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
“Ini sebenarnya isunya bukan hanya isu lokal, tetapi isu nasional. Lapas itu di seluruh wilayah Indonesia, jadi seharusnya tim pengawasannya di level nasional,” katanya.
Menurut Tedi, rotasi atau mutasi pegawai dapat menjadi salah satu langkah pencegahan, tetapi harus disertai pengawasan langsung dan sistematis.
Selain itu, Kementerian Imipas dinilai perlu memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan lapas agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi lembaga pemasyarakatan.
Tedi menilai keterbukaan juga penting agar dugaan pelanggaran oleh oknum tidak serta-merta mencerminkan kondisi seluruh lapas di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat
-
Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam
-
Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia
-
Data Pemerintah Makin Terintegrasi, BSSN Tekankan Pentingnya Keamanan Siber
-
Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI