Ilustrasi pembunuhan ibu tiri. (unsplash)
Baca 10 detik
- Pelaku berinisial DH membunuh ibu tirinya, Apriyanti, di Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada Minggu (27/9/2026).
- Aksi pembunuhan dilakukan menggunakan pisau dapur dan alat kejut listrik akibat dendam lama serta dugaan motif penguasaan rumah.
- Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga setempat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka parah.
Jenazah Apriyanti selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung untuk menjalani pemeriksaan medis sebagai bagian dari proses penyidikan.
Polisi masih menggali keterangan dari DH serta pihak-pihak lain yang mengetahui hubungan keluarga korban dan terduga pelaku untuk mengungkap secara utuh latar belakang pembunuhan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau
-
Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota
-
Dari Sepeda hingga Cita-Cita, BRI Peduli Temani Perjalanan Mahesa Meraih Mimpi
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat
-
Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam