Ronald Seger Prabowo
Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB
Makan Bergizi Gratis (bgn.go.id)
Baca 10 detik
  • Ombudsman RI menghimpun temuan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dari 34 provinsi hingga Selasa, 6 Oktober 2026.
  • Ombudsman akan menyerahkan policy brief berisi rekomendasi perbaikan tata kelola program kepada Badan Gizi Nasional.
  • Kepala BGN Sudaryono menyambut terbuka masukan tersebut untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

SuaraJabar.id - Ombudsman RI menghimpun berbagai temuan terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 34 provinsi.

Temuan tersebut akan dirangkum dalam policy brief dan diserahkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan perbaikan tata kelola program.

Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan pengawasan terhadap MBG akan terus dilakukan untuk memastikan program berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

“Kami sudah menemukan temuan-temuan dari 34 provinsi yang masuk. Dalam waktu dekat kami akan memberikan policy brief untuk pelaksanaan tata kelola MBG,” kata Nuzran, Selasa (6/10/2026).

Menurut Nuzran, hasil pengawasan di daerah menjadi bahan penting untuk melihat berbagai persoalan dalam pelaksanaan program sekaligus merumuskan langkah perbaikan.

Kepala BGN Sudaryono menyambut terbuka temuan, kritik, dan rekomendasi Ombudsman. Menurutnya, masukan yang berasal dari kondisi faktual di lapangan diperlukan untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG.

“BGN tidak menutup mata terhadap persoalan. Kami sangat mengharapkan bagaimana persoalan-persoalan ini harus diselesaikan, yang artinya kita harus menerima banyak masukan, kritik, dan saran,” ujar Sudaryono.

Ia menilai kajian Ombudsman memiliki nilai strategis karena bersumber dari temuan, laporan, dan pengaduan masyarakat. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pembenahan sistem agar pelaksanaan MBG semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat meningkat.

Ombudsman dan BGN selanjutnya akan mendorong sinergi pengawasan dan evaluasi agar berbagai temuan di lapangan dapat diterjemahkan menjadi perbaikan dalam penyelenggaraan Program MBG.

Baca Juga: Heboh! Puluhan Siswa SD di Sukabumi Keracunan, Diduga dari Susu Kedaluwarsa MBG

[ANTARA]

Load More