- Ombudsman RI menghimpun temuan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dari 34 provinsi hingga Selasa, 6 Oktober 2026.
- Ombudsman akan menyerahkan policy brief berisi rekomendasi perbaikan tata kelola program kepada Badan Gizi Nasional.
- Kepala BGN Sudaryono menyambut terbuka masukan tersebut untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
SuaraJabar.id - Ombudsman RI menghimpun berbagai temuan terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 34 provinsi.
Temuan tersebut akan dirangkum dalam policy brief dan diserahkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan perbaikan tata kelola program.
Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan pengawasan terhadap MBG akan terus dilakukan untuk memastikan program berjalan lebih baik dan berkelanjutan.
“Kami sudah menemukan temuan-temuan dari 34 provinsi yang masuk. Dalam waktu dekat kami akan memberikan policy brief untuk pelaksanaan tata kelola MBG,” kata Nuzran, Selasa (6/10/2026).
Menurut Nuzran, hasil pengawasan di daerah menjadi bahan penting untuk melihat berbagai persoalan dalam pelaksanaan program sekaligus merumuskan langkah perbaikan.
Kepala BGN Sudaryono menyambut terbuka temuan, kritik, dan rekomendasi Ombudsman. Menurutnya, masukan yang berasal dari kondisi faktual di lapangan diperlukan untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG.
“BGN tidak menutup mata terhadap persoalan. Kami sangat mengharapkan bagaimana persoalan-persoalan ini harus diselesaikan, yang artinya kita harus menerima banyak masukan, kritik, dan saran,” ujar Sudaryono.
Ia menilai kajian Ombudsman memiliki nilai strategis karena bersumber dari temuan, laporan, dan pengaduan masyarakat. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pembenahan sistem agar pelaksanaan MBG semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat meningkat.
Ombudsman dan BGN selanjutnya akan mendorong sinergi pengawasan dan evaluasi agar berbagai temuan di lapangan dapat diterjemahkan menjadi perbaikan dalam penyelenggaraan Program MBG.
Baca Juga: Heboh! Puluhan Siswa SD di Sukabumi Keracunan, Diduga dari Susu Kedaluwarsa MBG
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban
-
Kasus PT DSI Masuk Babak Baru, Bareskrim Pasang Plang dan Sita Sejumlah Aset
-
Jadi Korban Perdagangan Orang, Tiga Siswi di Cianjur Dipastikan Tetap Sekolah
-
25 Ribu Mahasiswa Diterjunkan Tangani Sampah Bandung Raya, Target Kurangi 1.000 Ton per Hari
-
TPA Sarimukti Terancam Penuh November 2026, Lebih Cepat dari Perkiraan