Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:43 WIB
Rumah milik Siti Aminah warga Dusun Tegalsari, Desa Cicapar, Banjarsari, Ciamis, Jawa Barat, yang mendadak ambruk, Sabtu (17/10/2026). [Harapanrakyat/Suherman]
Baca 10 detik
  • Rumah Siti Aminah di Ciamis ambruk rata dengan tanah pada Sabtu siang tanpa hujan.
  • Pemilik selamat karena sedang bekerja di Lampung, sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
  • Warga dan petugas bergotong royong membersihkan puing dengan kerugian material ditaksir mencapai seratus juta rupiah.

SuaraJabar.id - Sebuah rumah milik Siti Aminah (52), warga Dusun Tegalsari, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendadak ambruk hingga rata dengan tanah, Sabtu (17/10/2026).

Ironisnya, bangunan tersebut roboh tanpa didahului hujan maupun angin kencang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu sempat mengagetkan warga sekitar. Suara gemuruh keras dari arah rumah korban sontak menarik perhatian tetangga yang tengah beraktivitas.

Pegawai Kecamatan Banjarsari, Iyon Zain Tri Mulyono, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, rumah itu diduga ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia.

“Kebetulan rumah yang ambruk ini masih satu desa dengan saya. Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 11.30 WIB,” kata Iyon melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Sabtu (17/10/2026).

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Saat rumahnya ambruk, Siti Aminah diketahui sedang berada di luar kota untuk bekerja di Lampung.

"Saat kejadian pemilik rumah sedang tidak ada di lokasi karena berada di luar kota, yakni bekerja di Lampung," ujar Iyon.

Pasca-kejadian, warga bersama aparat Desa Cicapar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) langsung mendatangi lokasi. Mereka bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.

Sebelum pembersihan dilakukan, ketua lingkungan terlebih dahulu menghubungi pemilik rumah yang berada di Lampung untuk meminta izin. Setelah mendapat persetujuan, warga dan petugas kemudian mulai membersihkan material reruntuhan.

Baca Juga: Dua Motor Dibakar hingga Naik ke Atap Rumah Warga: Aksi Pria ODGJ di Sukabumi Bikin Geger

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta. Sementara itu, penyebab pasti rumah ambruk belum dapat dipastikan, meski kondisi bangunan yang lapuk diduga menjadi pemicunya.

Load More