Ilustrasi warga memotret terik matahari. [ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna]
Baca 10 detik
- BPBD Cianjur mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap suhu panas ekstrem yang mencapai 38 derajat Celsius pada Oktober 2026.
- Kondisi cuaca panas dan kering akibat El Nino tersebut berpotensi memicu kebakaran hutan, lahan, serta berbagai macam penyakit.
- Dampak kemarau panjang di Cianjur menyebabkan 5.711 jiwa terdampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih di 20 kecamatan.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan cuaca, menghemat penggunaan air, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan potensi kebakaran atau mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan
-
Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan
-
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Demonstran di Bandung Soroti Agraria Hingga Program MBG
-
Krisis Air Bersih Meluas di 12 Kecamatan Cianjur
-
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Jutaan UMKM Jadi Motor Penggerak Asta Cita