Sosok Ki Gendeng Pamungkas di Mata Anak dan Gelar Konser Metal Rp 20 Ribu

Bangun Santoso
Sosok Ki Gendeng Pamungkas di Mata Anak dan Gelar Konser Metal Rp 20 Ribu
Ki Gendeng Pamungkas [Youtube]

Ki Gendeng Pamungkas pernah membuat album blues hingga menggelar konser metal band internasional hanya dengan tiket Rp 20 ribu

SuaraJabar.id - Meninggalnya Isan Masardi alias Ki Gendeng Pamungkas membuat anak-anaknya kehilangan sosok ayah yang baik. Salah satunya adalah sang anak kedua Gebyar Nusantara Masardi.

Gebyar panggilan akrabnya menilai almarhum adalah ayah terbaik di dunia. Menurutnya, kalau ada anak atau orang lain mengenal Ki Gendeng Pamungkas, pasti ingin menjadi anak almarhum.

"Almarhum, masya Allah. Beliau menurut saya ayah terbaik di dunia ini ya. Kalau ada seorang anak yang mengenal sosok beliau pasti pengen jadi anak, menurut saya begitu. Beliau itu punya sikap peduli sama orang banyak, " kata Gebyar kepada Suara. com, ketika ditemui di rumah duka, Sabtu (6/6/2020) malam.

Gebyar mengatakan bahwa sosok almarhum adalah seorang pengemar musik blues. Bahkan, almarhum pernah mengeluarkan album pada 2008.

"Musik favoritnya blues, dari dulu sih blues terus, pernah ngeluarin album blues dengan lirik rohani tahun 2008, kalau nggak salah dua album," ungkapnya.

Sebelum wafat, kata dia, almarhum pernah berpesan kepada anak anaknya, pesan itu diberikan ketika lebaran Idul Fitri 1441.

"Pesan buat anak-anak harus tetep semangat. Dan pesannya paling membekas itu yang dia bilang kemerdekaan itu tidak mengajarkan seseorang untuk menjadi pengecut, itu yang selalu beliau sampaikan. Nah itu yang menurut saya pesan yang nggak ada akhirnya gitu," katanya.

Gebyar mengatakan, almarhum ayahnya meninggal dunia karena sakit gula dan sempat dirawat di rumah sakit di Bogor. Sebelum meninggal, Ki Gendeng Pamungkas juga mengalami luka di kakinya dan dibersihkan di rumah sakit.

"Ayah meninggal dunia siang jam dua lewat. Dimakamin di Depok karena orang tua ayah dimakamkan sini (Depok)," imbuhnya.

Gelar Konser Metal Tiket Rp 20 Ribu

Sementara itu, menurut salah satu kerabat Ki Gendeng Pamungkas, Yoyo, almarhum dikenal sebagai penggemar musik metal.

Yoyo mengaku pertama kali mengenal Ki Gendeng Pamungkas pada 2013 lalu ketika event musik di Kota Bogor.

"Aku kenal almarhum sebagai sosok seniman. Dia (Ki Gendeng Pamungkas) memang luar biasa. Almarhum memajukan musik metal di Bogor," kata Yoyo.

Bahkan Ki Gendeng Pamungkas pernah membuat event band musik di Bogor dengan menghadirkan band papan atas dari nasional hingga internasional. Meski dihadiri band papan atas, Ki Gendeng Pamungkas hanya mengenakan tiket murah Rp 20 ribu saja bagi para penonton.

"Kadang gratis untuk event band metal lokal. Tapi kalau hadirkan band metal nasional dan internasional itu bayar tiket masuk cuma Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu," ungkap Yoyo.

"Sekelas band impor dari Sandria segala macem, tiketnya cuman Rp 20 hingga Rp 25 ribu. Memang totalitas beliau tuh luar biasa di metal underground Bogor dan memang diakui jasa beliau memajukan musik metal di Bogor," sambungnya.

Yoyo bahkan mengaku tidak habis fikir dengan sosok Ki Gendeng Pamungkas yang tak pernah memikirkan untung rugi di setiap event musik.

"Intinya dia tulus orangnya, secara materi habis, begitulah namanya Ki Gendeng Pamungkas. Memang dia penuh dengan kegilaan. Kita ini tertolong juga, dalam artian kita sebagai musisi underground khususnya metal tuh ada wadah di mana dia tuh merangkul, mengayomi. Bahkan jadi guru yang baik, ya kita berterima kasih sama beliau," ujarnya menambahkan.

Kontributor : Supriyadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS