SuaraJabar.id - Tiga rumah di Kampung Babakan Mala, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat tertimpa material longsor, Rabu (20/3/2019) malam. Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun satu orang mengalami luka ringan akibat tertimpa material longsor yang menghantam rumah orang tuanya.
Kepala BPBD Cianjur, Dodi Permadi mengatakan longsor terjadi menjelang malam, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam, menyebabkan tebing di belakang perkampungan longsor.
"Tebing setinggi beberapa puluh meter ambruk dan menimpa rumah warga. Beruntung sebagian besar pemilik rumah dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri," kata Dodi seperti diberitakan Antara.
Dodi menerangkan, korban yang mengalami luka ringan atas nama Silvi Aprianti (16) hanya mendapat perawatran seadanya karena saat hendak menyelamatkan diri, sempat terkena bangunan rumah yang tertimpa longsor.
"Saat ini, kami telah mengirimkan tim relawan untuk melakukan pendataan dan bantuan logistik. Untuk data pastinya dampak dari longsor tersebut kemungkinan baru besok, termasuk berapa rumah yang terancam," katanya.
Lebih jauh Dodi mengatakan, warga yang tertimpa musibah telah diungsikan ke tempat yang dinilai aman dan warga yang terancam diimbau untuk tetap waspada serta segera mengungsi jika hujan kembali turun dengan deras.
Selain tanah longsor, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Sukanagara dan telah mengirimkan tim untuk melakukan pendataan dan penanganan.
"Kami masih menunggu pendataan terkait banjir di Sukanagara," katanya.
Baca Juga: Tok.. Tok.. Tok.. Suharso Monoarfa Gantikan Romahurmuziy
Berita Terkait
-
Korban Longsor Makam Raja Imogiri Diduga Tertimbun dalam Rumah
-
Makam Raja Imogiri Yogyakarta Longsor, Warga Mengungsi
-
Pemda DIY Putar Otak Tangani Ancaman Longsor di Makam Raja Mataram
-
Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat di Bantul dan Gunung Kidul
-
Banjir Yogyakarta - Jateng, 2 Tewas, 7.240 Orang Mengungsi
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman
-
SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam
-
Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas
-
KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri