- Bupati Bogor Rudy Susmanto mendesak Gubernur Dedi Mulyadi segera memberikan kepastian terkait pembukaan kembali tambang berizin di wilayahnya.
- Penutupan tambang sejak September 2025 telah menyebabkan krisis ekonomi bagi ribuan warga di Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang.
- Pemkab Bogor berkomitmen membangun jalur khusus tambang guna menata aktivitas pertambangan serta meminimalisir dampak bagi pengguna jalan lain.
SuaraJabar.id - Setelah hampir tujuh bulan aktivitas pertambangan di wilayah Bogor Barat dihentikan, kesabaran masyarakat dan pemerintah daerah setempat mulai menipis.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara terbuka menyuarakan nasib warga terdampak dan secara tegas meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk memberikan kepastian.
Pada Senin, 4 Mei 2026 kemarin, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Bupati Rudy Susmanto menerima aksi ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang. Di hadapan massa aksi, Rudy menyampaikan dukungan penuhnya.
“Kami meminta kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bantu masyarakat Bogor, buka kembali tambang yang berizin,” kata Rudy dalam orasinya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Bupati Rudy Susmanto berada di garda terdepan untuk membela hak-hak ekonomi warganya.
Ia menekankan bahwa puluhan ribu warga di tiga kecamatan tersebut saat ini menggantungkan hidup dari aktivitas pertambangan, sehingga membutuhkan kepastian kebijakan dari pemerintah provinsi.
Penutupan tambang oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sejak September 2025 telah menciptakan krisis ekonomi yang mendalam bagi masyarakat Bogor Barat.
Ketua Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang, Dani Murdani, dengan tegas menyebut kondisi ekonomi warga saat ini dalam keadaan sangat sulit.
“Masyarakat kami sudah tujuh bulan merasakan dampak penutupan tambang. Kami datang menuntut keadilan dan berharap aktivitas tambang legal dapat kembali dibuka,” ujar Dani.
Baca Juga: Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot
Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah daerah siap mengikuti seluruh ketentuan serta regulasi yang ditetapkan oleh provinsi, termasuk komitmen menjaga lingkungan secara bersama-sama.
Pemkab Bogor juga telah menunjukkan keseriusan dalam menata aktivitas tambang melalui rencana pembangunan jalur khusus angkutan tambang.
“Tahun ini kami anggarkan pembebasan lahan untuk jalur angkutan tambang sebagai solusi agar tidak mengganggu pengguna jalan lain,” ujarnya.
Rudy menjelaskan, tahapan pembangunan jalur tambang saat ini telah masuk penetapan lokasi dan ditargetkan pembebasan lahan rampung pada 2026 agar pembangunan fisik dapat segera dilakukan.
Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambang di wilayah barat.
“Kami menghargai proses evaluasi, namun kami berharap hasilnya dapat segera diputuskan, terutama untuk tambang yang memiliki izin,” kata Rudy.
Berita Terkait
-
Gunakan Dana Rp100 Miliar, Anggaran Konstruksi Jalur Khusus Tambang di Bogor Siap Digenjot
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
Diiringi Kereta Kencana, Mahkota Binokasih Akan Diarak Keliling 8 Kota di Jawa Barat
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi