SuaraJabar.id - Seorang ibu di Purwakarta mengubur bayinya hidup-hidup. Bayi si ibu masih berusia 5 bulan.
Kini sang bayi dirawat di Ruang PICU RSUD Bayu Asih Purwakarta karena kondisinya kritis. Bayi itu dikubur hidup-hidup diduga karena sang ibu depresi dan stres.
Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, Agung Darwis mengungkapkan bahwa bayi berusia lima bulan tersebut sudah dialihkan perawatannya ke ruang ICU khusus anak atau PICU. Agung mengatakan kondisi yang menurun itu disebabkan adanya benda asing yang masuk ke paru-parunya.
“Kondisinya agak sedikit menurun, karena memang terjadi aspirasi benda asing. Diduga pasir yang masuk ke paru-parunya,” kata Agung seperti dilansir situs Pemkab Purwakarta, Jumat (29/3/2019).
Rumah sakit akan berusaha untuk menyelamatkan sang bayi yang masih kritis sampai siang ini.
“Semua tindakkan medis sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan bisa tertolong, tapi kami tidak menutup diri dan terus berusaha, selain itu kami mohon doanya untuk bayi ini,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Mengintip Inovasi Produk Kebutuhan Bayi dan Anak di CBME 2019
-
Pakar Sebut Terlalu Serius Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Alasannya
-
Bayi Laki-laki Usia Lima Bulan Ini Meninggal, Setelah Disunat di Rumah
-
Lucu Banget, Bayi Baru Lahir Bisa Tirukan Pose Superman
-
Waspada, Bila Bayi Baru Lahir Tidak Refleks saat Dengar Suara Keras
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga