SuaraJabar.id - Sebanyak 465 narapidana di Lapas Sukamiskin memberikan hak suaranya untuk Pemilu dan Pilpres 2019, Rabu (17/4). Mereka mencoblos di TPS yang disediakan dalam lapas.
Tampak beberapa napi korupsi berpartisipasi dalam pemilu 2019 kali ini. Di antaranya, mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik; mantan Ketua DPR RI Setya Novanto; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar; juga Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Mereka mencoblos di TPS 75 yang berada di dalam lapas Sukamiskin.
Selain itu, nama-nama napi tipikor lainnya, seperti terpidana korupsi suap Bakamla Fahmi Darmawansyah, pengacara OC Kaligis, dan eks Wali Kota Bandung Dada Rosada lekas mencoblos di TPS 65 yang juga berada di area lapas Sukamiskin.
Kepala Lapas Sukamiskin Tejo Harwanto mengatakan, total ada dua TPS yang berada di dalam lapas Sukamiskin. Keduanya yakni, TPS 65 dan 75. Kedua TPS itu akan melayani sebanyak 465 narapidana yang memiliki hak pilih dalam pemilu kali ini.
"Dari seluruh jumlah warga binaan lapas 480 orang, yang bisa dicover 465 orang. Ada 15 orang tidak terdeteksi di Disdukcapil," ucap Tejo di Lapas Sukamiskin.
Rinciannya, sebanyak 187 merupakan daftar pemilih tambahan (DPTb). Kemudian, sebanyak 278 orang merupakan merupakan daftar pemilih khusus (DPK).
"Terbagi atas dua TPS yaitu TPS 65 sebanyak 199 orang dan TPS 75 sebanyak 266 orang," tukasnya.
Sementara itu, sebanyak 15 napi yang tidak bisa melakukan pencoblosan karena terkendala administrasi, seperti Nomor Induk KTP bermasalah saat perekaman sehingga tak tercatat di DPT.
"Jadi NIK yang disampaikan ke Disdukcapil, setelah ada perekaman ternyata NIK-nya tidak terdaftar. Lalu selanjutnya setelah dilakukan perekaman tidak memiliki NIK, jadi ada 15," jelasnya.
Baca Juga: Surat Suara DPR dan DPRD Tak Ada Foto Caleg, Aurel Hermansyah Bingung
Sejak TPS resmi dibuka melayani para pencoblos sekitar pukul 08.00 WIB, tampak narapidana langsung terlihat mengantre mencoblos baik di TPS 65 ataupun 75.
Memasuki pukul 10.00 WIB tampak TPS mulai lenggang dan hanya satu dua orang yang melakukan pencoblosan.
Rencananya, pencoblosan baru akan selesai pada pukul 13.00. "Khusus untuk DPK baru akan nyoblos pukul 12.00 WIB," bebernya.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal