SuaraJabar.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bekasi telah menetapkan besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan oleh masyarakat sebesar Rp 40.000 pada tahun 2019.
Wakil Ketua III Baznas Kota Bekasi, Nur Hakim mengatakan penetapan zakat fitrah ini ditentukan dari hasil rapat dengan instansi terkait di Pemerintah Kota Bekasi seperti Kementrian Agama, Bulog, Dinas Perdagangan, dan organisasi keagamaan lainnya beberapa waktu lalu.
"Dari hasil penetapan, zakat fitrah ditetapkan berdasarkan harga beras dengan kualitas baik seharga Rp 11.000 maka besar zakat fitrah sebanyak 3,5 liter beras jika diuangkan sebesar Rp 38.500 dan kita genapkan menjadi Rp 40.000," ujar Nur Hakim, Rabu (8/5/2019).
Menurutnya, ideal dalam berzakat fitrah menggunakan beras. Sebab sesungguhnya makna zakat fitrah itu apa yang dimakan. Hanya saja terkadang umat lebih memilih mengeluarkan zakat berupa uang.
Baca Juga: Wapres Dorong Pengumpulan Zakat BAZNAS Melalui Kepercayaan Publik
Zakat Fitrah yang dibayarkan itu diharapkan bisa mengurangi angka masyarakat yang prasejahtera di Kota Bekasi.
Nur Hakim mengimbau penyerahan zakat fitrah yang dibayarkan umat Islam paling lambat H-3 sebelum lebaran. Tujuannya, agar para amil zakat bisa menyerahkan kepada yang berhak menerima.
Sementara, staff Bidang Pengumpulan M. Syambuzi menyampaikan sebanyak 400.000 lembar kupon zakat fitrah telah disebar ke tiap UPZ. Para UPZ yang diberikan kupan pengumpul zakat fitrah tersebut telah dibekali Surat Keputusan (SK) dan Surat Edaran (SE) dari Wali Kota Bekasi.
Menurut Syambuzi, 400.000 lembar kupon didistribusikan ke empat segmen yakni ke masyarakat melalui Kasi Kessos Kecamatan, ASN melalui UPZ disetiap dinas atau OPD, sekolah melalui Koordinator UPP dan Diadik, serta madrasah melalui pengawas Mapenda.
"Dengan ditentukannya kadar zakat fitrah untuk wilayah Kota Bekasi maka diharapkan agar umat muslim segera menunaikan kewajiban zakat fitrahnya," tambahnya
Baca Juga: Rakornas Zakat, Indonesia Didorong Jadi Pusat Ekonomi Islam Dunia
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Pertamina Siapkan Pembayaran Zakat Bersama Baznas
-
CEK FAKTA: Benarkah Ketua BAZNAS Korupsi Dana Zakat Rp 11,7 Triliun?
-
Zakat Fitrah Setelah Salat Idul Fitri: Sah atau Haram? Simak Penjelasan Ulama
-
Hukum Tidak Bayar Zakat Fitrah Bagi Muslim yang Mampu
-
Kalkulator Zakat Penghasilan, Berapa yang Harus Dibayar dari Gaji dan Pendapatan?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar