SuaraJabar.id - Sebanyak 37 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat tidak hadir atau absen tanpa keterangan saat pelaksanaan apel di hari pertama masuk pascalibur Lebaran 2019.
BKPPD Kota Bekasi saat apel perdana mencatat kehadiran jumlah peserta 2659 pegawai dengan keterangan hadir 2589 pegawai, tidak hadir 70 otang diantaranya Sakit 19, Cuti 14, Dinas Luar 0, Tanpa Keterangan 37 pegawai.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi berjanji akan menindak tegas kepada pegawainya yang nekat bolos pada hari pertama masuk. Menurutnya tindakan itu sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagaimana peraturan yang telah dibuat.
"Kita akan tindak tegas para ASN yang bolos sesuai dengan peraturan menteri dalam negeri. Ada setidaknya 37 ASN tidak hadir tanpa ada keterangan ini akan didata siapa saja, dua atau tiga sudah keluar laporan kita akan disampaikan," kata Rahmat Effendi, Senin (10/6/2019).
Ia menjelaskan sanksi yang akan diberikan kepada 37 ASN tersebut masih harus menunggu hasil rekap di tingkat daerah. Namun yang jelas, terdapat sanksi bagi mereka yang nekat bolos.
"Soal sanksi sendiri ada tingkatannya mulai dari lisan, tertulis serta pernyataan tidak puas yang kemudian bisa dikeluarkan," jelasnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Menpan RB Pantau Hari Pertama Kerja PNS Lewat Aplikasi Sidina
-
Tak Hanya Dirumahkan, PNS Bolos Kerja Usai Lebaran Dipotong Tunjangannya
-
Bolos Kerja Usai Lebaran, 185 PNS DKI Jakarta Bakal Disanksi
-
Kedapatan Bolos Usai Libur Lebaran, PNS Bakal Dirumahkan 3 Hari
-
Besok, Menpan RB Syafruddin Pantau ASN yang Nekat Bolos Hari Pertama Kerja
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Peta Politik 2026 Bergejolak, Ini 6 Temuan Krusial Survei Tempo Data Science
-
Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo di Survei Terbaru
-
Survei Tempo: Politik Dinasti Keluarga Pejabat Hal yang Wajar
-
Frits Fanggidae Dorong Pemerintah dan Anak Muda Bersatu Pulihkan NTT Pascagempa
-
Dari Kandungan hingga Usia 2 Tahun, Pentingnya Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting