SuaraJabar.id - Penangguhan penahanan tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana dikabulkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Senin (24/6/2019) malam. Egi pun langsung bertolak ke rumahnya di Kota Bogor, Jawa Barat.
Pantauan Suara.com, rumah Eggi yang berada di Jalan Sultan Agung Nomor 1, Perumahan Villa Indah Padjajaran, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat nampak sepi. Tidak terlihat adanya aktitas berarti dari rumah yang didominasi warna coklat itu.
Pintu pagar rumah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu pun tertutup rapat. Terlihat dua unit mobil yang tengah terpakir di dalam garasi dan satu unit mobil lainnya di depan pintu pagar rumah Eggi.
"Baru tidur pagi, tadi juga ada tamu datang nggak jadi ketemu, mungkin kecapaian saya nggak enak banguninnya," kata salah satu penghuni rumah, Lina, kepada wartawan di lokasi, Selasa (25/6/2019).
Lina yang mengaku masih berkerabat dengan Eggi itu mengatakan bahwa Eggi tiba di rumahnya sekitar pukul 00.30 WIB didampingi oleh pengacaranya.
"Nggak banyak sih yang dampingi, ada beberapa orang aja, enggak lama mereka langsung pulang. Tadi abis solat subuh, sarapan langsung tidur. Nanti aja coba lagi ke sini habis Salat Zuhur, biasanya dia (Eggi) salat berjemaah di masjid," tandasnya.
Sebelumnya, Eggi Sudjana ditahan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan makar. Kasus Eggi Sudjana itu berawal dari ajakan people power yang diserukan Eggi saat berpidato di kediaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Buntutnya, Eggi Sudjana dilaporkan seorang relawan dari Joko Widodo - Maruf Amien Center (Pro Jomac), Supriyanto ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.
Eggi juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu (24/4/2019). Pelaporan itu disampaikan Dewi lantaran Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.
Baca Juga: Kembali Dilepas, Eggi Sudjana Wajib Lapor Senin-Kamis ke Polda Metro Jaya
Akhirnya, penyidik Polda Metro Jaya mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Eggi pada Senin (24/6/2019). Ada sejumlah pertimbangan polisi untuk mengabulkan permohonan Eggi tersebut.
Selain itu, kepolisian juga mendapatkan jaminan dari Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad sebagai penjamin Eggi Sudjana.
Kontributor : Rambiga
Tag
Berita Terkait
-
Keluar dari Tahanan, Eggi Sampaikan Terima Kasih ke Kapolri hingga Prabowo
-
Penghujung Juni, Tiga Tersangka Makar Keluar dari Tahanan Jelang Putusan MK
-
Semringah Keluar dari Tahanan, Eggi Sudjana: Alhamdulillah
-
Viral, Video Eggi Sudjana Kongkow bareng Petinggi BPN di Rutan Polda Metro
-
Optimis Eggi Sudjana Bebas Hari Ini, Pengacara: Hilalnya Sudah Terlihat
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga
-
Ambil Wudhu Berujung Duka, Remaja 18 Tahun Tenggelam di Sungai Citarum
-
5 Fakta Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau