SuaraJabar.id - Direktur Operasional II PT Pembangunan Perumahan (PP) Muhamad Toha Fauzi selaku kontraktor siap menerima hasil evaluasi dari Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan (KKJT) usai ambruknya cor konstruksi tiang penyangga Tol BORR di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor.
"Kita masih menunggu hasil investigasi dari komite. Kita akan merevisi hal-hal yang diperlukan. Kita siap menerima hasil evaluasi sesuai undang-undang," kata Toha di lokasi, Rabu (10/7/2019).
Toha mengaku pihaknya akan terbuka kepada tim investigasi perihal kronologi maupun data terkait peristiwa tersebut. Namun, ia meyakini konstruksi tersebut sebelumnya sudah diperiksa dan aman.
"Kalau kita lihat dari data yang diterima, kita pelajari sebetulnya kontruksi ini sudah diperiksa berbagai pihak tentunya aman. Kita masih menunggu dari komite silahkan dicek kita terbuka, semuanya sudah sesuai SOP yang disepakati bersama," jelasnya.
Selain itu, Toha mengatakan akan berusaha tetap menyelesaikan proyek Tol BORR sesuai target yang berikan yakni pada akhir Desember 2019 mendatang.
"Saya ushaakan tidak menganggu target awal proyek (Desember 2019). Misalnya nanti berhenti tiga hari, kita akan rubah metode kita atau menambah equipment agar kembali ke target awal," tandasnya.
Seperti diketahui, cor konstruksi tiang penyangga proyek Tol BORR di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, ambruk. Peristiwa itu disebabkan cetakan pier head tiang penyangga tidak kuat menahan beban sehingga material cor tumpah ke jalan arteri di bawahnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua pekerja mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Hermina, Kota Bogor.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Cor Tol BORR Ambruk, Warga: Muka Pekerja Berdarah-Darah
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Program Bupati Rudy Susmanto Sentuh Masjid Kecamatan, Jaro Ade Titipkan Bantuan Rp100 Juta
-
Ustaz Abdul Somad Hadiri Isra Miraj di Kabupaten Bogor 24 Januari, Pemkab Siapkan Jamuan Ini
-
Perkuat Pemberdayaan Desa, BRI Kembali Raih Penghargaan di Puncak Hari Desa Nasional 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 80 Kurikulum Merdeka
-
Bogor Memanas! Ratusan Sopir Angkot Geruduk Balai Kota, Tuntut Kejelasan Nasib 'Si Hijau'