SuaraJabar.id - Ribuan penumpang KRL menumpuk di Stasiun Bogor akibat pemadaman aliran listrik oleh PLN. Sejumlah lerjalanan KRL dari Stasiun Bogor terpaksa tidak dapat diberangkatkan.
Pantauan Suara.com hingga pukul 15.30 WIB ribuan penumpang tersebut nampak memenuhi pelataran stasiun maupun di depan mesin pembelian tiket.
Mereka duduk-duduk di lantai menunggu kejelasan sampai kapan kereta dapat kembali beroperasi.
Sementara, beberapa petugas Stasiun Bogor terus memberikan informasi kepada para penumpang bahwa KRL Commuter Line belum dapat beroperasi menunggu pasokan listrik kembali normal.
"Yang terdampak hanya perjalanan kereta, kalau pelayanan tiket, persinyalan atau lainnya masih dapat kita backup," kata Wakil Kepala Stasiun Bogor, Deni Setiawan, di kepada wartawan, Minggu (4/8/2019).
Deni menambahkan, ada dua kereta yang belum dapat diberangkatkan dari Stasiun Bogor menuju Jakarta. Ada pula satu kerera lainnya yang terpaksa berhenti di tengah perlintasan di area Bogor Tengah.
"Ada dua rangkaian (kereta) yang tidak bisa berangkat dari stasiun. Sama satu lagi ada yang tertahan di sekitaran Jalan Baru (Bogor Tengah)," tambah Deni.
Ia mengimbau agar para penumpang dapat menggunakan jasa trasportasi lain untuk sampai tujuan. Karena belum diketahui sampai kapan KRL tidak dapat beroperasi karena pemadaman listrik.
"Belum tau (sampai kapan). Kami masih terus berkoordinasi dengan PLN terkait hal ini, kami imbau penumpang bisa menggunakan transportasi lain, penukaran tiket masih bisa dilakukan," ungkapnya.
Baca Juga: 240 KRL Dibatalkan Akibat Mati Lampu, Tiket Bisa Ditukar sampai 11 Agustus
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku akan terus memantau dampak pemadaman listrik terhadap fasilitas umum. Jika kondisi ini terus berjalan, pihaknya akan membantu mengurai penumpukan penumpang di Stasiun Bogor.
"Kita belum tahu sampai kapan, kalau terus terjadi kita akan urai penu.pukan ini menyediakan transportasi dari stasiun ke terminal," ucap Bima.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti