SuaraJabar.id - Polsek Sukalarang berhasil menangkap pelaku pembuang bayi perempuan di Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Alhamdulillah pelaku pembuang bayi ketemu," kata Kapolsek Sukalarang AKP Ma'ruf kepada Sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Jumat (23/8/2019).
Meski demikian, Maruf belum bisa menjelaskan secara detail pelaku dan motif pembuangan bayi tersebut.
Ma'ruf menuturkan, hal itu bakal disampaikan melalui konferensi pers yang akan disampaikan Kapolres.
"Untuk rilis tunggu petunjuk dari Kapolres," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, bayi mungil berjenis kelamin perempuan ditemukan di Kampung Cipetir RT 001/001, Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, pada Rabu (21/8/2019) lalu.
Bayi yang diperkirakan berusia 1 hari ini, ditemukan tergeletak di pematang sawah oleh tiga orang anak yang sedang bermain layangan sekitar pukul 17.00 WIB.
Anak-anak tersebut menemukan bayi perempuan itu setelah mendengar suara tangisan.
Untuk diketahui, bayi tersebut dalam keadaan sehat dan kini berada di RSUD R Syamsudin SH.
Baca Juga: Punya Dua Rahim, Perempuan Ini Lahirkan Bayi Kembar Beda 11 Minggu
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Kucing, Ansori Kaget Ada Bayi Tergeletak di Pemakaman
-
Warga Pangereman Digegerkan Temuan Bayi Bertali Pusar di Semak Belukar
-
Polisi Temukan Orang Tua Balita yang Dibuang di Kembangan
-
Geger Penemuan Bayi Laki-laki di Kembangan
-
Penemuan Bayi di Belakang Musala, Warga Tunjukkan Simpati Lakukan Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat