SuaraJabar.id - Kasus temuan mayat laki-laki dengan luka gorok di pangkal leher yang ditemukan di kawasan Grogol Depok Jawa Barat masih diselidiki Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok, Jawa Barat.
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan kasus penemuan mayat Hasbullah yang diketahui merupakan warga Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas di kebun pisang Kelurahan Grogol pada Rabu (28/8/2019) masih dalam penyidikan Polresta Depok masih diselidiki motifnya.
"Kita sudah (lakukan) olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah korban di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Tak hanya itu, kami telah memeriksa sejumlah saksi sebanyak tujuh orang termasuk istri Hasbullah," kata Azis di Markas Polresta Depok pada Rabu (28/8/2019).
Lebih lanjut, ia mengemukakan, pemeriksaan saksi dilakukan pihaknya dengan membentuk tim untuk mendalami kasus dugaan pembunuhan Hasbullah.
Tak hanya itu saja, Azis mengatakan ada beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP, seperti gagang pisau, pecahan batu, sepeda motor yang ditemukan tak jauh dari penemuan jasad Hasbullah.
"Kita libatkan Polda Metro Jaya dalam kasus ini. Keterangan dari keluarga ada barang yaitu tas yang hilang milik korban berserta isinya berupa uang yang kini kami belum tahu jumlahnya," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan sementara, Hasbullah diduga merupakan korban pembunuhan. Dugaan tersebut, jelas Azis, karena ditemukan ada luka memar dan bekas sayatan di pangkal leher korban.
"Dugaan sementara mayat ini dibunuh setelah dilihat ada beberapa luka di bagian tubuh," kata dia.
Sementara itu, teman korban Supriansyah mengaku kaget setelah mendapatkan informasi bahwa Hasbullah telah meninggal.
Baca Juga: Mati Tergorok di Kebun Pisang, Penjual Ayam Diduga Korban Pembunuhan
"Saya lagi tidur pas itu HP (handphone) bunyi ada telepon dari teman katanya Hasbullah ditemukan meninggal di Grogol. Akhirnya saya datang ke lokasi dan saya kaget," kata dia.
Ia tidak pernah menduga bahwa Abdullah meninggal dalam keadaan tidak wajar.
"Saya tidak sangka orangnya baik dan dia jual ayam setiap hari," katanya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Naik ke Penyidikan! Kasus Kematian NS di Jampangkulon Temukan Titik Terang, Ibu Tiri Jadi Sorotan