SuaraJabar.id - Warga Kampung Nagrak Hilir, RT 4, RW 6 Desa Balaikambang, Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi sedang diteror maling berkedok pocong.
Seorang ibu rumah tangga bernama Neng Sri (38) mengaku sempat memergoki sang pencuri berkostum pocong ketika hendak menyelinap masuk ke rumahnya pada Kamis (29/8/2019) dini hari.
“Sekitar pukul 02.30 WIB, saya belum tidur dari luar terdengar samar-samar suara orang ngobrol di depan rumah," ujarnya seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Jumat (30/8/2019).
Karena dianggap warga yang ronda, maka ia kembali sibuk dengan ponselnya, namun sempat memberikan tanda atau isyarat.
“Karena obrolan tak kunjung henti saya ngedehem, obrolan pun berhenti saya jadi takut.”
Sempat masuk ke ruang tengah karena takut, Neng Sri pun akhirnya memberanikan diri mengecek kondisi di luar rumahnya dengan cara mengintip sedikit dari kain gorden di jendela.
“Saya curiga maling. Pas diintip benar ada orang di garasi kelihatan pundaknya. Orang itu di depan mobil langsung saya buka saja semua gorden dan teriak.”
Sri langsung menjerit maling tapi juga takut karena orang yang terlihat di depan mobilnya mengenakan kain mukena putih sampai ke kaki, sementara mukanya tidak terlihat dengan jelas.
“Saya langsung teriak maling, setan sambil lari membangunkan suami di kamar,” sambung dia.
Baca Juga: Maling Celana Dalam Wanita Berkeliaran, Emak-emak di Kampung Ini Ketakutan
Namun yang bikin Neng Sri curiga, orang yang menggunakan mukena itu juga langsung kabur saat aksinya dipergoki.
“Langsung dikejar sama suami tapi sudah kabur entah ke mana. Astagfirullahaladzim, itu setan kali ya atau mungkin maling berkedok pocong,” ujarnya.
Tak ada barang milik keluarga Neng Sri yang hilang. Mobil jenis MPV berwarna hitam miliknya pun aman.
“Kayaknya karena saya teriak maling, pocongnya kabur. Tidak ada barang yang hilang.”
Lingkungan kampung ini diakui Neng Sri aman, rumahnya berada didepan pos ronda yang memang hanya berjaga hingga pukul 02.30 WIB.
“Kejadian di rumah saya kan sekitar 02.30 WIB, makanya awal saya kira orang ronda,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa