SuaraJabar.id - Imbas proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jalan Ahmad Yani yang berada di Kota Bekasi akan dibangun overpass.
Overpass tersebut untuk menunjang pengguna Jalan M Hasibuan menuju DKI Jakarta yang melalui Jalan KH Noer Ali Sisi Barat-Kalimalang.
Sebab, selama proyek pembangunan Tol Becakayu berlangsung, sepanjang Jalan KH Noer Ali arah Jakarta sampai Jalan M Hasibuan arah Timur ditutup.
"Akhirnya kami meminta solusi, dan pihak proyek yang membangun Tol Becakayu akan membantu buat overpass," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Arief Maulana kepada Suara.com, Jumat (30/8/2019).
Baca Juga: Dishub Kota Bekasi Bakal Rekayasa Lalin saat Pengerjaan Tol Becakayu
Ia menjelaskan pelaksana proyek tersebut, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (PT KKDM), sampai saat ini masih sampai pada tahap kesepakatan.
"Belum dieksekusi sampai sekarang. Kami juga sudah usulkan kepada yang bersangkutan untuk memberikan kompensasi tidak sekedar jembatan saja," ungkap Arief.
Lantaran, jalan yang telah diputus proyek Tol Becakayu salah satunya yaitu, Jalan Ahmad Yani merupakan jalan pusat kota atau protokol. Sehingga dalam desain pembangunan nanti harus ada nilai lebih.
"Bukan membangun hanya sekedar jembatan saja, harus utamakan estetikanya. Jangan hanya sekedar fungsi jalan, tapi utamakan juga keindahan, estetika dan kenyamanan," kata Arief.
Tujuan pembangunan overpass dengan estetika itu untuk melaraskan program revitalisasi Kalimalang oleh Gubernur Jawa Barat.
Baca Juga: Rumah Kena Gusur Proyek Tol Becakayu, Menteri PUPR Belum Dapat Bayaran
Rencananya, Gubenur Jawa Barat Ridwan kamil bakal menyulap Kalimalang seperti Sungai Cheyonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan ada empat zona yang akan dibangun terkait penataan Kalimalang sepanjang lima kilometer yakni, zona edukatif, ekologi, selebrasi, dan komersil.
Zona yang dibangun terlebih dahulu adalah zona selebrasi yang dibangun Pemerintah Pusat di sekitar Giant Mega Bekasi dan zona edukatif yang dibangun Pemprov Jawa Barat di sekitar Kampus Unisma dengan biaya pembangunan masing-masing zona sekitar Rp 40 miliar.
"Revitalisasi Kalimalang ini akan di kerjakan setelah proyek pembangunan Tol Becakayu rampung. Untuk overpass kami harapkan pihak KKDM segera melakukan tekhnis pekerjaan," kata Tri.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Pelajar Tagih Janji Perbaikan Sekolah ke Walkot Bekasi saat Banjir, Panen Dukungan Publik
-
Wali Kota Bekasi Nginap di Hotel Mewah Saat Rumahnya Kebanjiran, Warganet: Pakai Uang Negara Ngga?
-
Isi Garasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Disorot Usai Istri Diduga Ngungsi ke Hotel saat Banjir
-
Sosok Wiwiek Hargono, Istri Wali Kota Bekasi Ngungsi ke Hotel saat Warganya Kebanjiran
-
Segini Kekayaan Wali Kota Bekasi, Disorot Usai Istri Ngungsi ke Hotel saat Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar