SuaraJabar.id - Gara-gara tak terima dengan penindakan tilang yang dilakukan polisi, seorang pemuda bernama Muhadi (20) nekat membakar sepeda motornya sendiri.
Muhadi tiba-tiba mengamuk dan membakar sepada motornyta sendiri saat terjaring razia di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Senin (16/9/2019).
Aksi bakar sepeda motor tersebut, menjadi pusat perhatian warga sekitar dan pengguna jalan, sehingga mengakibatkan arus lalulintas dari kedua arah sempat terganggu dan kembali normal setelah petugas berhasil memadamkan api.
Kapolsek Ciranjang, Kompol Kuslin, mengatakan peristiwa pembakaran sepeda motor oleh pemiliknya itu, berawal ketika pengendara diberhentikan petugas karena tidak mengunakan helm dan sepeda motor tidak terpasang pelat nomor.
"Mendapati pengendara berboncengan tanpa helm dan tidak ber elat nomor, langsung dihentikan pertugas. Pengendara sempat berdalih kalau surat kendaraan tertinggal dan lupa memakai helm," ucapnya.
Selang beberapa saat, datang orang tua pengendara dan menyatakan kalau sepeda motor tersebut tidak bersurat alias bodong, sehingga petugas terpaksa mengamankan sepeda motor tersebut.
Saat petugas tengah menjelaskan hal tersebut pada orang tuanya, tiba-tiba pengendara membuka selang bensin di bagian karburator dan langsung menyalakan api, sehingga api dengan cepat membakar sepeda motor berwarna kuning itu.
"Anggota kami langsung melakukan upaya pemadaman agar tidak sampai membesar dan menyebar ke kendaraan atau bangunan yang ada di sekitar. Pengendara sepeda motor langsung kami amankan ke Mapolsek Ciranjang," katanya.
Di hadapan petugas Muhadi berdalih lebih baik membakar sepeda motor dari pada dibawa petugas karena tidak terima sepeda motornya ditilang dan diamankan karena tidak dapat menunjukan surat-surat.
Baca Juga: Lempar Tantangan Bakar Motor, Warganet Kena Tipu Berjamaah
"Setelah dilakukan pemeriksaan pengendara akhirnya menyadarai kesalahannya, sehingga kami pulangkan. Kami mengimbau agar pengendara selalu melengkapi surat-surat saat membawa kendaraan," ujarnya. (Antara).
Berita Terkait
-
Tak Mau Turun dari Motor, Aksi Kocak Polwan saat Razia Bikin Ngakak
-
70 Persen Pelanggar Lalu Lintas di Blitar Anak SMP dan SMA
-
Hari Pertama Perluasan Ganjil Genap Ibu Kota, Tilang Tembus 900 Mobil
-
Kocak, Ayah Terjaring Razia dan Diperiksa Anak Kandungnya Sendiri
-
Tak Terima Ditilang, Zainal Datangi Kantor Polisi dan Tewas
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar
-
6 Fakta Wanita di Bandung Disekap dan Disiksa Selama 3 Tahun hingga Lumpuh
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes