SuaraJabar.id - Aksi kriminal pelaku kejahatan semakin beragam di wilayah hukum Bekasi, Jawa Barat. Bahkan, pelaku kejahatan tak segan berpura-pura dan memanfaatkan rasa iba dari korban.
Alih-alih minta tolong diantarkan ke suatu tempat, di tengah jalan malah melancarkan aksi jahat. Hal tersebut dialami korban FH (15).
Warga Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ini nyaris menjadi korban keganasan begal di Jalan Boulevard, Grand Wisata, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Beruntungnya, aksi kejahatan yang dilakukan RA (21), berhasil digagalkan dan tersangka langsung diamankan.
"Aksi tersangka berhasil digagalkan warga, dan tersangka sudah diamankan dengan barang bukti senjata tajam," ujar Kapolsek Tambun Kompol Siswo pada Kamis (19/9/2019).
Menurut dia, penyidik tengah menginterogasi tersangka untuk mengetahui kiprahnya dalam aksi kejahatanya selama ini di Bekasi. Tertangkapnya pelaku begal tersebut, bermula saat korban mengendarai sepeda motor di Kawasan Summarecon, Kota Bekasi.
Saat macet, RA yang berpura-pura habis terkena begal menghampiri korban dan meminta tolong untuk diantar ke rumahnya di daerah Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Setelah diantar, pelaku mengambil pisau dan diselipkan di pinggangnya tanpa sepengetahuan korban. Setelah itu, pelaku meminta korban untuk mengantarkanya ke wilayah Grand Wisata Tambun.
Tepat di tempat sepi dan tidak ada orang yang melintas, pelaku langsung melancarkan aksinya. Kemudian pelaku menodongkan pisaunya ke pinggang sebelah kiri korban sambil mengancam.
Baca Juga: Demi Rayakan Ulang Tahun Anak, Mebi Nekat Begal Motor
"‘Lu turun enggak! Kalau enggak turun, lu mati!’," ujar Siswo menirukan ucapan pelaku.
Karena takut, korban kemudian turun yang langsung ditendang oleh pelaku hingga terjungkal.
"Pelaku sudah berhasil merebut sepeda motor korban," katanya.
Menjadi korban kejahatan, akhirnya membuat korban memberanikan diri dan berusaha merebut kembali sepeda motor miliknya dengan menghalangi motor sambil berteriak 'Tolong-tolong ada begal'.
Mendengar teriakan korban minta tolong, warga yang berada disekitar itu melakukan pertolongan. Alhasil, pelaku langsung diamankan warga dan melaporkan kepada petugas kepolisian, petugas yang mengetahui hal itu langsung ke lokasi dan membawa pelaku.
Kepada penyidik, pelaku mengakui semua perbuatanya. Bahkan, aksinya itu sudah direncanakan dengan mencari korbanya bocah dibawah umur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Momen Ratusan Layang-Layang Terbang di Pesisir Laut Jawa Rayakan Kemerdekaan
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global