SuaraJabar.id - Polresta Bogor Kota menyiagakan sebanyak 574 personel untuk mempertebal keamanan di wilayah Kota Bogor jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amien pada Minggu 20 Oktober 2019. Pelantikan tersebut bakal berlangsung di Gedung DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta pukul 14.30 WIB.
Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty mengatakan ratusan personel tersebut akan disiagakan di 24 titik di penjuru kota hujan. Mereka ditugaskan untuk mengamankan perbatasan juga objek vital seperti Terminal Baranangsiang dan Stasiun Bogor.
"Anggota siaga di persimpangan jalan-jalan Kota Bogor. Juga di terminal, stasiun, DPRD dan Balai Kota," kata Desty, dikonfirmasi, Sabtu (19/10/2019).
Selain objek vital, penjagaan ektra juga dilakukan polisi di seputaran Istana Kepresidenan Bogor. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan yang dapat mengganggu rangkaian pelantikan Presiden dan Wapres periode 2019- 2024 yang akan berlangsung di Jakarta.
"Iya (Istana Bogor) ada penebalan personel. Tiap malam jelang pelantikan, kita gelar patroli gabungan antisipasi gangguan keamanan," ungkapnya.
Hal serupa juga dilakukan oleh jajaran Polres Bogor. Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, pihaknya telah menempatkan personelnya di setiap wilayah perbatasan Kabupaten Bogor.
"Setelah imbauan sudah kita lakukan, tinggal penyekatan di wilayah-wilayah perbatasan termasuk objek vital seperti stasiun dan terminal," ujar Joni.
Selain itu pihak kepolisian juga melakukan antisipasi pergerakan massa ke Jakarta dengan menggelar Festival Milenial Polres Bogordi kawasan Stadion Pakansari Cibinong. Festival itu akan diisi dengan berbagai kegiatan dan lomba bagi peserta.
"Kita ada lomba band, baris berbaris sampai ada pertandingan game online dan masih banyak lagi. Semua itu untuk memberikan kegiatan yang positif adik-adik kita dari pada ke Jakarta," tandasnya.
Baca Juga: MPR: Kami Tak Undang Dukun buat Jaga Pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa