SuaraJabar.id - Proses seleksi atau lelang jabatan di tubuh PDAM Tirta Bhagasasi, yang merupakan badan usaha atau BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, Jawa Barat disoal lantaran diduga kental nuansa nepotisme.
Ketua Forum Pelanggan Independen PDAM Tirta Bhagasasi, Irham Firdaus mengatakan, dugaan nepotisme menurutnya, bisa dilihat dari munculnya nama Yos Firdaus, menantu Direktur Utama PDAM Tirta Bhgasasi, Usep Rahman Salim dan Nurbaya Ningsih, istri Junaedi Kabag ESDM PDAM Tirta Bhagasasi dalam proses lelang jabatan yang saat ini tengah digelar oleh PDAM Tirta Bhagasasi menggunakan jasa pihak ketiga.
Dari 50 orang lebih peserta yang melakukan seleksi, kata Irham, saat ini keduanya sudah masuk daftar 9 besar peserta seleksi untuk mengisi salah satu jabatan di tubuh PDAM Tirta Bhagasasi.
Irham menduga, masuknya nama Yos Firdaus dan Nurbaya Yuningsih merupakan skenario yang sudah disiapkan jauh sebelum proses lelang dibuka.
"Sudah bisa dibaca arahnya akan seperti apa dan ujungnya akan berakhir di mana. Pada akhirnya kecurigaan adanya unsur nepotisme dalam proses lelang jabatan tidak bisa dihindari," kata Irham Firdaus kepada Suara.com, Selasa (22/10/2019).
Jika dugaan dirinya benar, Irham meminta agar seleksi yang sudah berjalan dibatalkan dan mendorong agar dilakukan seleski ulang yang lebih transparan dan bebas dari unsur nepotisme.
Bila mana hal itu tidak diindahkan oleh pihak PDAM Tirta Bhagasasi, Irham mengaku tidak segan membawa persoalan ini ke penegakan hukum.
"Tindak nepotisme tidak dibenarkan dan itu melanggar undang-undang tindak pidana korupsi. Karenanya saya mendesak agar seleksi ini dibatalkan dan diulang atau saya akan bawa kasus ini ke penegak hukum," kata dia.
Irham juga mengingatkan, bahwa ancaman hukuman tindak pidana nepotisme seperti tertuang dalam Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-undang 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi tidaklah main-main.
Baca Juga: Perihal Air Keruh dan Bau, Ini Penjelasan Dirut PDAM Surabaya
"Pelaku nepotisme bisa dipidana paling singkat dua tahun dan paling lambat dua tahun dan denda paling sedikit dua ratus juta dan maksimal satu miliar seperti tertuang dalam pasal lima dan poin empat undang-undang tindak pidana korupsi. Jadi para pemangku jabatan di PDAM Tirta Bhagasasi jangan main-main dalam urusan lelang jabatan ini," katanya lagi.
Dengan munculnya nuansa nepotisme dalam lelang jabatan di PDAM Tirta Bhagasasi, Irham mengaku sangat kecewa terhadap para pemangku kepentingan di badan usaha plat merah tersebut.
"Mestinya para pemangku jabatan di PDAM Tirta Bhagasasi memikirkan bagaimana PDAM ini bisa berdaya dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Bukan malah asyik mengkapling-kapling jabatan untuk kepentingan sanak famili dan kerabat. Ingat PDAM perusahaan daerah bukan punya nenek moyang," imbuh dia.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Tangkap Terduga Teroris di Bekasi, Polisi Sita 3 Bungkusan Plastik Hitam
-
Jelang Pelantikan Presiden, Densus 88 Bekuk 1 Terduga Teroris di Bekasi
-
Hapus Doktrin Sang Ayah, Putri Penusuk Wiranto Wajib Ikuti Program Polisi
-
Suruh Putrinya Ikut Tikam Wiranto, Abu Rara Terancam Pidana Berat
-
Pegang Pisau, Abu Rara Penusuk Wiranto Suruh Putrinya Tikam Polisi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas
-
Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu
-
Media Lokal Hadapi Krisis Iklan, LMS Dorong Model Bisnis Beyond Media
-
382 Kios Pasar Andir Garut Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
-
Polisi Kerahkan Tim Sancang, Buru Pelaku Penembakan Siswa SMA di Garut