- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mencabut status tanggap darurat longsor Cisarua setelah 14 hari penanganan intensif.
- Penanganan bencana selanjutnya beralih ke tahap transisi menuju pemulihan fokus pada rehabilitasi dan rekonstruksi.
- Relokasi sekitar 53 unit rumah warga terdampak longsor sedang dikaji, salah satunya memanfaatkan tanah carik desa.
SuaraJabar.id - Setelah 14 hari penanganan darurat yang intensif, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, secara resmi mencabut status tanggap darurat longsor di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Kecamatan Cisarua.
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menjelaskan, penutupan masa tanggap darurat ini dilakukan setelah mempertimbangkan hasil koordinasi lintas instansi dan komunikasi dengan keluarga korban.
“Dengan mempertimbangkan berbagai pihak masa tanggap darurat ini ditutup, penanganan bencana akan dilanjutkan ke tahap transisi menuju pemulihan,” katanya.
Dalam tahap pemulihan, pemerintah daerah akan memfokuskan langkah pada rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk penyiapan skema relokasi bagi warga yang rumahnya terdampak longsor dan tidak layak huni.
Incident Commander (IC) penanganan longsor Cisarua, Ade Zakir, menambahkan bahwa inventarisasi kebutuhan menjadi langkah awal, baik untuk perbaikan infrastruktur maupun pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kami sedang mendata kebutuhan rekonstruksi dan rehabilitasi, tidak hanya infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana roda ekonomi warga bisa kembali berjalan,” ujarnya.
Salah satu solusi krusial yang sedang dikaji adalah relokasi warga terdampak longsor.
“Kebutuhan relokasi sekitar 53 unit. Salah satu alternatif yang dikaji adalah pemanfaatan tanah carik desa, dengan keputusan menunggu hasil musyawarah desa,” kata Ade Zakir.
Baca Juga: Hari ke-11 Longsor Cisarua: 85 Jenazah Berhasil Dievakuasi, 68 Korban Teridentifikasi
Berita Terkait
-
Hari ke-11 Longsor Cisarua: 85 Jenazah Berhasil Dievakuasi, 68 Korban Teridentifikasi
-
Update Longsor Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, 61 Korban Berhasil Diidentifikasi
-
Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Lagi di Longsor Bandung Barat, Total Korban Capai 70 Orang
-
Longsor Pasirlangu: Empat Kantong Jenazah Baru Ditemukan, Total 64 Korban Dievakuasi
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya
-
Kemenbud Bakal Tingkatkan Situs Bersejarah di Kabupaten Bogor Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal