SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menaikkan status wabah hepatitis A di SMPN 20 menjadi Kejadian Luar Biasa atau KLB yang sebelumnya berstatus KLB parsial.
Alasanya, penyebaran virus tersebut masih berkembang dan tidak hanya terjadi di satu wilayah atau di SMPN 20 Depok.
"Data di kami penyebaran virus ini tidak hanya di SMPN 20. Tapi telah menyebar, makanya kami tetapkan status KLB, dari KLB parsial," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita, Jumat (29/11/2019).
Adanya peningkatan status tersebut, Pemkot Depok menyediakan anggaran yang dikhususkan dalam penanganan kasus virus hepatitis A.
Bahkan Novarita mengatakan, status KLB kasus Hepatitis A ini berlangsung mulai dari 20 November 2019 hingga 20 Januari 2019.
"Jadi selama masa KLB ini, bagi masyarakat kota depok yang positif terjangkit virus Hepatitis A, seluruh biaya perawatannya ditanggung Pemkot Depok," katanya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Wacana Penerapan ERP di Jalan Margonda, Polisi: Infrastruktur Masih Kurang
-
Hepatitis A Serang Siswa SMP di Depok, Waspada Keamanan Jajanan Sekolah
-
KLB Parsial, Sebanyak 51 Siswa SMPN 20 Depok Positif Hepatitis A
-
Kasus Hepatitis A di Depok, Kadinkes Periksa Jajanan di Sekitar SMPN 20
-
Wabah Hepatitis A Terjadi di SMPN 20 Depok, Bagaimana Pengobatannya?
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun
-
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN
-
Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka
-
5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar
-
Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu