SuaraJabar.id - Semburan air asin setinggi 10 meter dari pengerjaan sumur bor di Masjid Al Ikhlas Kampung Simpur RT 01/RW 01 Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi sejak Jumat (29/11/2019) menjadi perhatian.
Polres Metro Bekasi telah melakukan olah tempat kejadian untuk memastikan semburan air tidak membahayakan warga sekitar. Hanya saja, saat ini pihaknya belum dapat mengungkap penyebab terjadinya semburan yang tak henti-henti itu.
"Petugas kami sudah melakukan olah TKP dan itu hanya semburan biasa akibat dari pembuatan sumur," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi pada Selasa (3/12/2019).
Berdasar catatan petugas, semburan air asin itu berasal dari pengeboran sumur air satelit yang dipergunakan untuk air wudu jemaah Masjid Al Ikhlas.
Pengerjaan itu dilakukan oleh CV Barat Jaya berdasarkan SPMK No: 602.1/280 SPP/- Air- PL-ABT/DPUR/2019 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi.
"Pengerjaannya sedalam 120 meter. Pengeboran sendiri telah selesai dilanjutkan dengan pemasangan pompa air untuk memastikan adanya air," ujarnya.
Pada saat pompa air dinyalakan, lanjut Sunardi, tiba-tiba mesin pompa air mati, kemudian dilakukan pengecekan secara manual dari atas dengan membuka lubang sumur.
"Ketika di cek oleh lima pekerja dari CV Barat Jaya, air kemudian meluap keluar lubang sumur air dan menyembur ke atas dengan ketinggian 10 meter," jelas dia.
Pengembang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Sigit mengatakan progres pengerjaan pengeboran sumur itu dilakukan sejak 21 Oktober 2019 lalu.
Baca Juga: Semburan Air Asin Setinggi 15 Meter Bikin Geger Warga Cikarang
"Progres pengerjaan satu bulan, artinya kita target selesai itu pada 19 Desember 2019 mendatang. Saat ini kami masih memperbaiki semburan air itu," ungkapnya.
Sigit juga menjabarkan, anggaran yang digelontorkan dalam pembangunan sumur satelit di lokasi tersebut sebesar Rp 189.374.100.
"Dana itu bersumber dari APBD tahun 2019," katanya.
Berita Terkait
-
Semburan Air Asin Setinggi 15 Meter Bikin Geger Warga Cikarang
-
Air yang Keluar dari Halaman Rumah Warga Banten Ini Berbau Gas dan Minyak
-
Heboh Air Berbau Minyak Menyembur di Halaman Rumah Warga di Serang
-
Air Berbau Belerang dan Solar Menyembur di Permukiman Warga
-
Semburan Air 7 Meter Dekat Ponpes Ustaz Arifin Ilham Gegerkan Warga Bogor
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat