SuaraJabar.id - Siti Riza Maryam, siswi kelas X Madrasah Aliyah (MA) Al-Manshuriyah Cibungur, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, hilang tidak ada kabar selama satu minggu setelah pembagian rapor di sekolah pada Sabtu (14/12/2019) lalu.
Dikutip Sukabumiupdate.com--jaringan--Suara.com, Sabtu (21/12/2019), kabar hilangnya gadis 16 tahun itu setelah orang tuanya tak lagi bisa menghubungi telepon seluler milik Riza.
"Sabtu lalu itu masih ada komunikasi lewat telepon, Riza meminta saya untuk mengambilkan rapotnya di sekolah. Namun ketika saya masih dalam perjalalan, Riza menelepon agar tidak usah diambilkan," ujar orang tua Riza, Irman (3) kepada Sukabumiupdate.com, kemarin.
Irman mengaku sempat menjemput sang anak di rumah kakeknya di Kampung Pangkalan RT 02/06 Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Namun, sesampainya di lokasi, Irman mendapatkan kabar, Riza sudah lebih dulu pergi ke sekolah.
"Selama ini Riza memang tinggal di orang tua saya dari kecil makanya saya jemput ke sana, karena tak ada di rumah saya langsung ke sekolah, tetapi tidak bertemu dengan Riza," kata Irman.
Irman mengaku awalnya tidak menaruh curiga kepada anaknya, ia berpikir Riza sedang bersama teman-teman sebayanya. Malam harinya, Irman mencoba menghubungi Riza melalui pesan massangger, namun tidak ada balasan dan diblokir.
"Sampai hari Senin (16/12/2019) malah tidak ada kabar juga. Kemudian saya menanyakan ke orang tua dan ternyata belum pulang sejak Sabtu. Lalu saya ke sekolahnya dan menanyakan Riza termasuk ke teman-temannya tetapi tidak ada yang tahu," katanya.
Setelah mencari ke mana-mana, Irman mendapatkan kontak kekasihnya Riza kemudian mendatangi rumahnya di Sukaraja untuk menanyakan keberadaan Riza.
"Dia (kekasih Riza) juga tidak tahu anak saya itu di mana. Tetapi sebelumnya Riza memberikan nomor telepon ke dia, jika suatu saat ingin menghubunginya," ujar Irman.
Baca Juga: 6 Anak-anak Hilang saat Demo Rusuh Mahasiswa di Depan Gedung DPR
Irman mencoba menghubungi nomor yang sudah diberikan kekasih Riza dan ternyata menurut pengakuan orang tersebut, Riza ada di Jakarta bekerja di sebuah rumah makan.
"Orang itu katanya teman Riza tapi setelah saya WA (pesan WhatsApp), temannya itu menelepon dan mengaku pernah berangkat bersama Riza ke Jakarta. Tetapi anehnya suaranya itu seperti ibu-ibu dan tidak memberikan alamat yang lengkap," ucapnya.
Menurut pengakuan orang itu, sambung Irman mengaku orang Cibadak Kabupaten Sukabumi dan hanya sehari bersama Riza.
"Ketika orang itu ditanya detail alamat di Jakarta dia malah tidak aktif sampai sekarang dan memblokir nomornya," katanya.
Ia berharap Riza kembali pulang ke rumah, kakek dan neneknya terus menanyakan keberadaan Riza. Apalagi Irman mengaku selama ini tidak pernah terjadi masalah apapun dengan anaknya itu. Ia berencana akan melaporkan ke pihak kepolisian.
"Selama ini gak ada masalah apa-apa. Mudah-mudahan Riza cepat pulang dan tidak terjadi apa-apa," katanya.
Berita Terkait
-
Hilang Misterius Bikin Geger, Fadli Ditemukan Seorang Diri di Hotel Bandung
-
Kisah Pegawai Bank Viral karena Hilang, Istri Fadli Sedang Hamil Besar
-
Ciri-ciri Fadli Pegawai Bank yang Hilang Misterius Usai Telepon Istri Hamil
-
Sempat Teriak Minta Tolong lewat Telepon, Pegawai Bank Dinyatakan Hilang
-
Viral! Ideologi Khilafah Masuk dalam Ujian Madrasah Aliyah di Jawa Timur
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online