SuaraJabar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi merilis 10 kecamatan yang terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak Selasa (31/12/2019).
Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengemukakan banjir tersebut terjadi akibat banjir kiriman dari Sungai Cileungsi dan Cikeas.
"Akibat Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dari tanggal 31 Desember 2019 pukul 16.00 WIB hingga tanggal 1 Januari 2020 dan kiriman air dari Sungai Cileungsi dan Cikeas beberapa wilayah Kota Bekasi terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi," katanya seperti diberitakan Ayobandung.com-jaringan Suara.com pada Rabu (1/1/2019).
Berdasarkan laporan lapangan yang diterima BPBD Kota Bekasi per pukul 11.17 WIB, bencana banjir terjadi hampir merata di Kecamatan Jatiasih, Bekasi Barat, Rawalumbu, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Medan Satria, Bekasi Selatan, Pondok Gede, Mustika Jaya dan Bantargebang.
Untuk wilayah Jatiasih, banjir setidaknya dilaporkan merendam kawasan Perum Dosen IKIP, Perum Nasio 1 meter, Perum PGP, Perum Villa Jatirasa, dan Perum Cahaya Kemang Permai. Banjir terparah melanda Perum Dosen IKIP dengan ketinggian sekitar dua meter.
Sementara Kawasan Bekasi Barat, banjir melanda wilayah Kota Baru, Villa Jaka Permai, Komplek Depnaker, Perum 1 Jalan Wijaya, Duta Kranji, Jalan Bintara, Komplek Pondok Cina, Bougenville, Jatiluhur Raya, Komplek Mas Naga dan Grand Prima Bintara. Banjir terparah terjadi di empat kawasan dengan ketinggian sekitar 1,5 meter.
Untuk di Rawalumbu, banjir menggenang Perum BBB pada jembatan 7, 8, 10 dan sebelas, lalu Perum BBB Utara, PHP, Narogong, dan Kemang Pratama. Banjir terparah di Perum BBB Utara dengan ketinggian dua meter.
Sementara di Bekasi Timur, banjir terjadi di Jalan Mawar Margahayu, Irigasi Danita di Duren Jaya, Perum Duren Jaya, Perum 3, Perum Margahayu, Duren Jaya RT 02, 03, dan 06 di RW 1, Jalan Kalimaya di Patal Bekasi Jaya. Terparah, banjir merendam kawasan Margahayu sampai setinggi 2 meter.
Sedangkan wilayah Bekasi Utara, banjir menimpa kawasan RT 06, 07 RW 02 Teluk Pucung, Villa Mas Indah, RW 07, 08, dan 09 Marga Mulya. Banjir terparah terjadi di Teluk Pucung dan Villa Mas Indah setinggi 1,5 meter.
Baca Juga: Bekasi Dikepung Banjir Besar, Warga Malah Asyik Menjaring Ikan
Di Kawasan Medan Satria, banjir terjadi di Harapan Mulya, PUP, Komplek Seroja, dan Kav. BRI. Banjir terparah menggenang Harapan Mulya dan Kavling BRI setinggi 1,5 meter.
Banjir yang melanda Bekasi Selatan terjadi di Pekayon Indah, Komplek Kejaksaan, Cikas, Perum Pondok Surya, Perum Bumi Satria Kencana, Pondok Timur Mas, Komplek Griya Metropolitan, Margajaya di belakang bangunan Giant Bekasi. Banjir terparah di dua lokasi disebut terakhir sekitar 130 centimeter.
Sedangkan di Pondok Gede, banjir terjadi di Perum JBB, Jatimakmur, Komplek AL Jatibening, Prima Lingkar Asri, Perum Duta Indah, dan Jaticempaka. Banjir di Jaticempaka terparah dengan ketinggian mulai dari 1-3 meter.
Untuk Kawasan Mustika Jaya, banjir melanda Perum Alamanda 2, Perum Mayang Pratama, Perum PTI, dan MGTR. Banjir terparah terjadi di Perum Mayang Pratama setinggi 1,5 meter.
Sementara di Bantargebang terjadi di Komplek P&K dan Pangkalan 1a. Masing-masing setinggi satu meter.
Berita Terkait
-
Kali Lamong Meluap, Akses Jalan Utama Tiga Kecamatan di Gresik Lumpuh
-
Kawasan Kelapa Gading Terendam Banjir, Tina Toon Tak Bisa Keluar Rumah
-
Bencana Terjang Lebak, Tujuh Jembatan Putus dan Satu Masjid Hanyut
-
Banjir di Ciledug, Jalan Penghubung Tangerang - Jakarta Putus
-
Mobil BMW Ini Hanyut Terbawa Arus Banjir, Begini Sosoknya saat Ditemukan
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati