Progres pekerjaannya saat ini sudah 80 persen. Bangunan itu berukuran 5,5 x 6 meter di lahan perairan milik desa. Warga menyumbang uang dengan nominal yang tak dipatok.
Setelah terkumpul material, Sain bersama warga lain ikut membangun rumah tinggal untuk Acim dan Cicih. Saat ini pondasi serta dinding telah terbangun.
“Sisanya atap baja ringan berikut juga lantai keramik. Ya kira-kira dalam satu minggu kerepan sidah dapat ditinggali,” katanya.
Sain sebagai kepala lingkungan merasa tak tega dengan kondisi keluarga Acim. Pembangunan rumah tinggal itu juga diakuinya atas persetujuan kepala desa setempat.
“Sebenarnya saya sempat meminta agar saudaranya dapat menyediakan lahan untuk sapat membangun rumah, tapi tidak ada respon. Akhirnya saya meminta izin kepala desa dan disetujui dibangun pada pahan perairan milik desa,” ungkapnya.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Dikabarkan Bakal Kunjungi Bekasi, Wali Kota: Jangan Deh
-
Anies Izinkan Pemkot Bekasi Buang Sampah Sisa Banjir di TPST Bantargebang
-
Cikarang Rawan Banjir, Bekasi Berstatus Siaga Bencana Sampai 31 Mei 2020
-
Tanggap Darurat Banjir Bekasi Diperpanjang, Rahmat Effendi Kontak Anies
-
Pria Tanpa Identitas Tewas Diduga Tertabrak Kereta Api di Bekasi
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Waspada Jebakan Swasembada Beras: HKTI Jabar Desak Pemerintah Prabowo Lakukan Lima Langkah Strategis
-
Dirjen Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran By Design
-
Komitmen Dukung ASRI, BRI Bersih-bersih di Pantai Kedonganan Bali
-
Kebakaran Pabrik Plastik di Cibolerang Bandung, Asap Hitam Membumbung
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru