SuaraJabar.id - Lina Jubaedah ternyata sempat bicara tentang warisan sebelum tewas misterius. Kekinian kuburan Lina Jubaedah dibongkar karena laporan banyak luka di tubuhnya.
Suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy membeberkan aset peninggalan almarhumah istrinya. Mantan istri komedian Sule itu rupanya meninggalkan banyak harta untuk anak-anaknya.
"Ada amanah seperti tanah, sertifikat rumah, perhiasan, kos-kosan. Kan itu hak anak-anaknya. Terutama buat Iky dan Putri, itu yang dibicaraka," ungkap Teddy saat ditemui di Kapolresta Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020) malam.
Nantinya aset-aset itu akan diberikan Teddy kepada anak sambungnya. Barang pribadi peninggalan Lina juga dikembalikan kepada anak sesuai haknya.
Bahkan terakhir istri Sule tersebut menitipkan pesan.
"Saya akan serahkan dulu ke Iky dan Putri. Kebijaksanaannya seperti apa dari mereka. Kalau saya ambil kan itu bukan hak saya. Barang-barang Bunda juga saya serahkan ke Iky. Kalau wasiat paling nitip anak-anak," ujar Teddy.
Tak hanya perihal warisan dan wasiat, Teddy juga membeberkan keinginan Lina lainnya yang belum tercapai hingga tutup usia.
"Kalau yang direncakan sih banyak. 2020 itu mau haji bareng anak-anak. Terus bunda Lina juga mau bikin rumah sakit. Karena beliau pas ke rumah sakit kemarin merasa banyak orang sakit yang perlu dibantu. Jadi memang cita-cita bunda itu mendirikan rumah sakit yang gratis untuk orang nggak mampu," kata Teddy.
Sebelunya, di dalam tubuh mantan istri Sule Lina Jubaedah diduga ada racun. Aparat kepolisian melansir autopsi terhadap jenazah Lina Jubaedah sudah selesai.
Baca Juga: Teddy Diperiksa Polisi Hari Ini soal Penyebab Kematian Lina Jubaedah
Kabid Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Saptono Erlangga mengatakan, masih akan dilakukan toksikologi atau pemeriksaan racun dalam tubuh Lina Jubaedah.
Selain itu, kata dia, ada sejumlah sampel yang diambil untuk dibawa ke laboratorium.
"Masih ada data laboratorium yang harus (dilengkapi) di dalam menentukan simpulan akhir dalam proses hasil autopsi ini," ujar Saptono, Kamis (9/1/2020).
Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Biddokes Polda Jabar Robert Tanjung mengatakan, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematian Lina. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan toksikologi.
"Kami belum dapat menyimpulkan karena masih ada pemeriksaan toksikologi ke Puslabfor dulu. (Pemeriksaan) itu memerlukan waktu satu sampai dua minggu," katanya.
Menurutnya, pemeriksaan toksilogi merupakan bagian dari tahap analisis di laboratorium.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20