- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memastikan keberlanjutan program P2RW dan ketepatan waktu penyaluran honor bagi seluruh pengurus RT-RW.
- Pemerintah Kota Sukabumi mengalokasikan dana kelurahan sebesar Rp200 juta per wilayah untuk pembangunan sarana serta pemberdayaan masyarakat setempat.
- Pemkot Sukabumi berkomitmen mencari solusi fiskal melalui konsultasi pemerintah pusat guna mengatasi kendala realisasi dana abadi akibat pemotongan transfer.
SuaraJabar.id - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara langsung menemui ratusan massa aksi yang tergabung dalam gerakan '2.6.26' di depan Balai Kota Sukabumi, Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ayep menjawab 9 poin gugatan yang disampaikan oleh warga, termasuk dari Forum Komunikasi Pengurus RT-RW, terkait sejumlah program pemberdayaan dan kesejahteraan aparatur kewilayahan.
Politisi Partai NasDem ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan program-barang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat meski tengah menghadapi tantangan fiskal.
Salah satu tuntutan utama massa aksi adalah kepastian Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Ayep Zaki memastikan bahwa program ini akan tetap berjalan dan telah masuk dalam skema Perubahan Anggaran Tahun 2026.
“P2RW merupakan program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berkomitmen melanjutkan program tersebut dengan sumber dana yang berasal dari anggaran tambahan dana transport maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Ayep Zaki dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com, Sabtu (6/6/2026).
Ia menambahkan, petunjuk pelaksanaan (juklak) P2RW 2026 akan segera disosialisasikan oleh masing-masing kecamatan mulai Juni 2026 agar pengerjaan fisik di tingkat RW dapat segera dimulai.
Menjawab keresahan pengurus lingkungan, Wali Kota menjamin realisasi insentif atau honor bagi ketua RT dan RW tidak akan terkendala. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berkomitmen untuk menyalurkan honor tersebut tepat waktu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Terkait Dana Kelurahan 2026, Ayep menjelaskan bahwa setiap kelurahan telah dialokasikan dana sebesar Rp200 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU).
“Penggunaan dana ini sudah diatur secara ketat oleh Permendagri Nomor 30 Tahun 2018, dengan proporsi 60 persen untuk sarana prasarana dan 40 persen untuk pemberdayaan masyarakat. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berada di tangan Lurah, dan proses pengadaannya harus transparan sesuai regulasi,” tegasnya.
Baca Juga: Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
Secara terbuka, Ayep Zaki juga menyampaikan permohonan maaf dan penjelasan mengenai program Dana Abadi Rukun Tetangga yang belum bisa direalisasikan.
Hal ini berkaitan dengan kondisi kesehatan fiskal Kota Sukabumi yang sedang mengalami tekanan hebat.
Ayep mengungkapkan fakta adanya pemotongan dana transfer pusat ke daerah yang mencapai Rp159 miliar.
“Saat ini PAD kami gunakan untuk menutup kekosongan fiskal akibat pengurangan dana transfer pusat tersebut. Namun, kami tidak tinggal diam. Kami akan segera berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan BPK RI, serta membahasnya bersama DPRD untuk mencari solusi atas program Dana Abadi ini,” jelas Ayep.
Berita Terkait
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
WFH ASN Dimulai! Wali Kota Sukabumi Tegaskan Guru, Nakes, dan Pejabat Tetap di Lapangan
-
Akhir Teduh Polemik Larangan Salat Id: Wali Kota Sukabumi Minta Maaf ke Warga Muhammadiyah
-
Gema Takbir Berbalut Protes: Wali Kota Sukabumi Disoraki Jemaah Muhammadiyah Usai Salat Id
-
"Todong" Dedi Mulyadi, Ayep Zaki Kejar Dana Rp 16,5 Miliar Demi Beton Jalan Merbabu Sukabumi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum
-
Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor
-
Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
-
Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam
-
Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory