SuaraJabar.id - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) buka suara terkait kegiatan kelompok Sunda Empire - Earth Empire yang pernah dilakukan di Taman Isola Resort. Kasi Eksternal Hubungan Kelembagaan UPI, Yana Setiawan menjelaskan ketika menyewa Taman Isola Resort, Sunda Empire mengatasnamakan Panitia Pembangunan Kota Bandung.
Sunda Empire melakukan kegiatan pada 2017 sebanyak satu kali dengan menyewa Taman Isola Resort dan Balai Pertemuan UPI. Namun pada 2018 dan 2019 mereka sempat melakukan kegiatan yang serupa tetapi tanpa izin.
"Beberapa panitia penyelenggara (Sunda Empire - Earth Empire) melakukan permohonan izin tempat untuk acara reuni dan halal bihalal," ujarnya di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Jumat (17/1/2020).
"Kami telah koordinasi dengan pihak keamanan setempat, dan diketahui kegiatan mereka ilegal," lanjut Yana.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga mengatakan pihaknya kini tengah mendalami keberadaan kelompok Sunda Empire - Earth Empire. Sejumlah tempat yang terindikasi pernah menjadi tempat kegiatan kelompok ini tengah diselidiki.
"Jadi atensi kami. Saat ini jajaran Ditreskrimun Polda Jabar mendalami dan melakukan penyelidikan, sedang didalami. Setelah dilakukan pemeriksaan, baru diketahui," katanya.
Dia mengatakan kegiatan kelompok ini sudah ada sejak setahun lalu, dilihat dari sejumlah bukti video dan foto-foto yang tersebar di media sosial. Terkait gerakan kelompok ini, Erlangga mengaku belum bisa menjelaskannya secara detail.
"Kami sudah terima informasi ini, postingan video di Youtube sudah setahun lalu, baru munculnya sekarang. Masih didalami menunggu hasilnya," katanya.
Baca Juga: Eks Jenderal Sunda Empire Ungkap Alasan Raja Keraton Agung Sejagat Diciduk
Berita Terkait
-
Eks Jenderal Sunda Empire Ungkap Alasan Raja Keraton Agung Sejagat Diciduk
-
Menjorok ke Rel, Kisah Gubuk Derita Raja Keraton Agung Sejagat di Ancol
-
Ki Ageng Rangga Sasana: Kalau Tak Ada Sunda Impire, Indonesia Akan Habis
-
Sunda Empire Pamer Wilayah Kekuasaannya ke Presiden AS Donald Trump
-
Ngaku Bagian dari PBB, Ini Wujud Kartu Identitas Anggota Sunda Empire
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Gaji UMR Tetap Bisa Punya Mobil! 4 Rekomendasi Mobil Bekas Irit dan Ramah Saku
-
Cuaca Ekstrem Mengancam! Pencarian Korban Longsor Cisarua Terpaksa Dihentikan Sementara
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 39: Bedah Tuntas Jenis Norma dan Sanksi Pelanggarannya
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?