SuaraJabar.id - Jalur utama Bandung-Cianjur, Jawa Barat, lumpuh total akibat longsor tebing setinggi 15 meter di Tanjakan Hantap tepatnya di Kampung Citengkor, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Jumat (24/1/2020) malam.
Akibatnya arus lalu lintas dari kedua arah Naringgul menuju Ciwidey atau sebaliknya, tidak dapat melintas.
Petugas pun mengarahkan pengguna jalan untuk berbalik arah guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Longsor terjadi menjelang malam, tebing setinggi 15 meter ambruk menutup seluruh badan jalan utama Bandung-Cianjur. Tidak ada korban jiwa atau materil, namun arus lalu lintas lumpuh total," kata Kapolsek Naringgul melalui Babinkamtibmas Bripka Ajah saat dihubungi pada Jumat malam.
Dikutip dari Antara, Ajah menuturkan longsor terjadi setelah hujan turun deras sejak siang hingga malam menjelang.
Sehingga menyebabkan tebing di pinggir jalan longsor dengan panjang 15 meter menutup badan jalan.
Pihaknya langsung berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menurunkan alat berat guna menyingkirkan material longsor yang memiliki ketinggian hingga 2 meter dengan material tanah dan batu berukuran besar.
"Kalau menggunakan alat manual tentunya sulit karena material tanah bercampur batu berukuran besar, harus menggunakan alat berat. Untuk saat ini, kami imbau pengguna jalan untuk berbalik arah," katanya.
Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya longsor susulan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan yang memilih memarkir kendaraan di pinggir jalan dengan harapan jalur dapat kembali dilalui.
Baca Juga: Ducati Rilis Motor untuk MotoGP 2020 dan Berita Olahraga Pilihan Lainnya
"Kami belum bisa memastikan kalau jalur dapat dibuka dalam beberapa jam karena kami masih menunggu alat berat dari instansi terkait yang katanya sudah menuju lokasi. Harapan kami jalur dapat dilalui secepatnya," kata Ajah.
Berita Terkait
-
Longsor saat Hujan Deras, Tiga Ruko di Pulo Gadung Ambles
-
BIN: Sunda Empire Belum Berbahaya
-
Jari Bocah di Bandung Dipatuk Ular Bungarus Candidus, Langsung Tewas
-
7 Klaim Kontroversial Sunda Empire, Hentikan Nuklir hingga Bill Gates Ikut
-
Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag