SuaraJabar.id - Seorang pengantin baru bernama Isnaini (25) harus merasakan malu kepada tamu undangan saat hari pernikahannya pada 2 Februari 2020 di kawasan Kalibata, Jakarta.
Hari pernikahan sakral nan meriah yang didambakannya langsung buyar setelah ia menyadari telah ditipu oleh Wedding Organizer (WO) Pandamanda yang ada di Kota Depok, Jawa Barat. Akibatnya, Isnaini merugi hingga puluhan juta rupiah.
Dari informasi, kasus tersebut bermula saat Isnaini mengetahui jasa pernikahan itu dari sebuah iklan WO Pandamanda di media sosial Instargram (IG). Dalam iklannya, WO itu menawarkan jasa panitia pernikahan dengan tawaran yang menarik, sehingga Isnani mengambil keputusan dengan memakai jasa WO tersebut.
"Saya kenal lewat iklan IG. Iklan Instagram itu kan menawarkan iklan yang menarik. Jadi enggak pernah ada pikiran yang negatif," kata Isnaini ketika dikonfirmasi, Selasa (4/2/2020).
Baca Juga: Jasadnya Ditemukan Terbaring, Seno Terpanggang di Kantor Wedding Organizer
Karena percaya, Isnani lantas memesan jasa WO pernikahan itu pada tanggal 2 Febuari 2020. Kemudian pengelola WO menyanggupi dengan permintaan uang muka pertama Rp 10 juta.
"Kita DP, Rp 10 juta dulu waktu itu. Dari awal DP kita bolak balik ke sana buat mastiin terus kita fitting baju. Terus DP lagi buat tambahan makanan karena tamu saya 400 undangan, dengan pesanan 400 porsi," ungkap Isnaini.
Singkat cerita, saat hari pernikahan tiba, Isnaini mulai curiga bahwa dirinya telah ditipu oleh WO tersebut. Sebab, pihak gedung sudah menanyakan dekor, makanan dan kebutuhan lainnya.
"Kita tunggu dari jam yang ditentukan yaitu siang sampai jam 4 sore, gak ada juga. Sampai untuk dekor pernikahan itu dibantu sama pengelola gedung. Dibantu sama mereka dan janurnya itu bekas orang yang duluan nikah," ujar Isnaini.
Di tengah kesulitan dan rasa malu, beruntung Isnaini mendapat kemudahan untuk menunaikan akad nikah bersama sang suami. Ia mendapat bantuan dari pengelola gedung untuk akad nikah di masjid.
Baca Juga: Viral Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Keluarga Pingsan
"Di akad nikah saya gak ada sama sekali dari tim WO Pandamanda, sampai setengah enam gak ada dekor pernikahan dan makan gak ada sama sekali sampai jam 8 malam," ungkapnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Kanal Pengaduan Penipuan Online via WhatsApp?
-
Perusahaan Travel Dipolisikan Kasus Penipuan Modus Kode Booking Palsu, Korban Rugi Miliaran Rupiah
-
Apa Itu Card Trapping dan Cara Nasabah BRI Terhindar dari Kejahatan 'Ganjal ATM'
-
Nggak Perlu Takut! Ini 6 Tips Hindari Penipuan Online saat Mudik Lebaran
-
IASC Blokir Rp 129,1 Miliar Terkait Penipuan Sektor Keuangan, Terima 67 Ribu Aduan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar