SuaraJabar.id - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat memberikan imbauan kepada seluruh peserta didik agar tidak merayakan Valentine. Imbauan tersebut dibenarkan oleh Kasi Pelayanan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Asep Burdah.
"Kami pun membuat edaran sebagai memperkuat saja dari edaran Provinsi. Kami menangani SMA, SMK, se-derajat, dan SLB, di Kota dan Kabupaten Sukabumi," kata Asep Burdah seperti dikutip dari Sukabumiupdate -- Jaringan Suara.com, Kamis (13/2/2020).
Asep juga menjelaskan bahwa isi dari surat imbauan tersebut adalah memerintahkan kepada seIuruh Kepala SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, agar mengimbau peserta didik untuk tidak merayakan VaIentine's Day, baik di daIam maupun di luar lingkungan sekolah.
"Pengawas, KepaIa Sekolah dan Guru SMA/SMK/SLB melakukan pemantauan kegiatan peserta didik. Yang paling disoroti pada momentum valentine ini memang soal free sex (seks bebas). Tapi bukan berarti mengabaikan yang lain. Mungkin nanti kalau sudah diingatkan oleh sekolah, para pelajar bisa lebih menjaga diri dalam momentum hari Valentine itu," ujar Asep.
Menurut Asep, pihak sekolah juga mungkin sudah membuat peraturan, dimana bila ada pelajar yang ketahuan, sekolah bisa memberikan sanksi, tapi itu semua dalam rangka kebaikan pelajar itu sendiri.
"Secara langsung nanti yang membuat sanksi dan lain-lain mungkin lebih ke sekolah. Tapi dengan adanya imbauan ini, semoga tidak terjadi apa-apa," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Di Balik Duka Longsor Bandung Barat, Adakah Dosa Pembangunan yang Diabaikan Pemerintah?
-
Hari Keempat Pencarian korban longsor Cisarua
-
Apel Akbar Guru Honorer, 2.900 Guru Madrasah Desak Status PPPK
-
Longsor Cisarua Bandung Barat: 9 Tewas, 81 Warga Masih Dicari
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Predator Anak Menghantui Cianjur: Polres Buka Posko Laporan, Diduga Korban Lebih dari 10 Orang
-
Gugatan Rumah Disita Picu Desakan OJK Telusuri Pola Kemitraan Asuransi
-
Bupati Karawang Tegaskan Moratorium Perumahan: Tak Ada Izin Baru Sampai Tata Ruang Beres